Bandung | Surya-Pengakuan penyanyi asal Surabaya Maia Estianty yang tertarik pada kegantengan calon presiden (capres) Partai Gerindra, Prabowo Subianto, kini menuai cerita baru. Konon, keduanya terlihat semakin dekat dan lengket.
Karena ketertarikannya itu pula, penyanyi asal Surabaya ini bersedia menjadi juru kampanye (jurkam) bagi pencalonan Prabowo maupun Gerindra. Salah seorang yang dekat dengan Prabowo mengakui Maia menjadi jurkam untuk Prabowo mulai dari kampanye di Surabaya, Semarang, Manado, Maluku, dan Papua.
“Baru di Bandung ini saja Maia nggak ikut,” katanya, Senin (30/3).
Senin kemarin ketika berkampanye di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat, Prabowo hanya ditemani artis 3 Diva yang memeriahkan kampanye Gerindra. Dalam kampanye terbuka itu hadir pula aktris dan calon anggota legislatif (caleg) Gerindra untuk DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar II, Rachel Maryam, penyanyi dangdut Meggi Z dan Jaja Miharja.
Akan halnya Maia, baru akan mendampingi Prabowo lagi pada kampanye hari ini, Selasa (31/3).
Sumber lain di sekitar mantan Danjen Kopassus itu juga menceritakan bagaimana akrabnya Maia dengan Prabowo. Keakraban itu antara lain ditunjukkan Maia dengan panggilan ‘Mas’ terhadap Prabowo. “Memang dia manggilnya Mas, ya manja gitulah,” ujar salah seorang anggota tim kampanye Gerindra.
Namun anggota tim kampanye ini melihat hubungan antara Maia-Prabowo masih sebatas hubungan yang wajar. “Saya kira baru sebatas teman saja. Kan nggak apa-apa, Pak Prabowo dan Maia sama-sama lajang, berteman kan nggak dilarang. Apalagi ini kan lagi kampanye, Maia kan pendukung berat Gerindra,” katanya.
Ketika ditanya tentang kabar ini, Tim sukses Prabowo, Permadi SH mengatakan bagus kalau mantan Danjen Kopassus itu dikagumi Maia. Menurut dia, bukan hanya Maia yang senang pada Prabowo, tetapi juga Krisdayanti, Yuni Shara, bahkan ibu-ibu pun mengagumi Prabowo sebagai calon pemimpin alternatif.
Sepengetahuan Permadi, di luar kampanye Gerindra, tidak ada hubungan khusus antara Prabowo dengan Maia. “Prabowo biasa-biasa saja, tidak ada hubungan khusus dengan Maia. Kalau soal senang, artis-artis lain pun senang pada Prabowo,” katanya.
Maia pertama kali memuji kegantengan Prabowo seusai memeriahkan kampanye nasional perdana Gerindra di Sidoarjo, pertengahan Maret lalu. “Pak Prabowo, selain tegas, juga ganteng,” kata Maia ketika itu sembari tersenyum.
Maia mengaku, ketegasan dan kegantengan menjadi kriterianya terkait capres yang bakal dicontrengnya pada 8 Juli mendatang. “Indonesia butuh pemimpin yang tegas dan ganteng,” ujarnya.
Menepis
Soal hubungan spesial dengan mantan suami Titik Soeharto itu pernah ditanyakan kepada Maia. Sabtu pekan lalu, ketika ditanya masalah ini, Maia berusaha menepisnya. Apakah mantan istri Ahmad Dhani ini sedang pedekate (pendekatan) terhadap Prabowo? “Ah, itu gosip. Nggak musim sekarang cari jodoh, kawin langsung aja,” kata Maia tertawa.
Jujurkah bantahan Maia Estianty? Yang jelas, wanita yang ikut melambungkan lagu Teman Tapi Mesra bersama grup Ratu (sekarang bernama Duo Maia) itu bukan pertama kalinya ditawari menjadi pengisi hiburan kampanye partai politik. Sebelumnya, Maia sudah kebanjiran tawaran dari parpol lain, namun yang dia sambar baru tawaran dari Gerindra pimpinan Prabowo.
Keputusan Maia terjun ke politik ini bertolak belakang dengan pernyataan ibu tiga anak ini sebelumnya. Waktu itu Maia menyatakan tak mau terjun ke panggung politik, namun ternyata sekarang dia malah terdaftar sebagai juru jurkam Gerindra.
“Saya pilih partai yang cara pandangnya sama dengan pandangan hidup dan perjuangan saya,” tuturnya.
Setelah bercerai dengan Achmad Dhani, memang banyak yang menebak-nebak kehidupan Maia. Sebagian yakin wanita asal Surabaya itu bakal rujuk dengan Dhani. Sebagian lainnya menduga Maia akan memilih menjanda dan mencari pasangan hidup baru.
Sementara itu, kampanye Gerindra di Lapangan Gasibu Bandung kemarin berlangsung meriah. Lagu “Bujangan” yang dilantunkan Titi DJ dan Ruth Sahanaya dari 3 Diva menghipnotis puluhan ribu simpatisan Gerindra.
Dalam kampanye itu, Prabowo Subianto diarak para pendukungnya dari panggung utama ke tengah lapangan. “Jawa Barat sangat luar biasa. Jika anda semua masih menginginkan saya di sini, saya tidak akan pulang,” kata Prabowo sambil diiringi tepuk-tangan pendukungnya.
Seusai lagu “Sobat” dinyanyikan Fadli dengan iringan gitar Piyu Padi berakhir, Prabowo meninggalkan panggung sambil melambaikan tangan kepada pendukungnya. wk
Editor : jps