Home » Jatim Raya

Jasa Tirta Pantau Waduk

Kediri | SURYA - Perum Jasa Tirta Malang melakukan pemantauan secara intensif sejumlah waduk dan bendungan yang berada di wilayah eks-Karesidenan Kediri. Langkah itu untuk menghindari musibah jebolnya tanggul waduk Situ Gintung, Tangerang, Banten yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

“Kami selalu melakukan operasi dan pemeliharaan rutin setiap hari di semua waduk dan bendungan yang ada. Dengan itu, kami dapat melakukan evaluasi secara periodik,” kata Kepala Bagian Hukum dan Hubungan Masyarakat, Perum Jasa Tirta Malang, Wahyu Dutonoto, di Kediri, Minggu (29/3).
Menurut Wahyu, kondisi waduk dan bendungan di wilayah Karesidenan Kediri saat ini masih baik. Selain selalu rutin melakukan pemantauan, pihaknya selalu memperhatikan sarana dan prasarana di lokasi tersebut.

“Kami selalu melakukan berbagai langkah preventif. Tidak hanya pada bangunan, namun juga memperhatikan lokasi di daerah hulu,” katanya.

Langkah tersebut dapat meminimalkan terjadinya erosi akibat penggalian pasir serta hunian di tepi sungai. Aksi penambangan pasir, selain dapat membuat tanah longsor karena erosi, juga membuat bangunan di sekitar sungai rawan longsor.

Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat berupaya melakukan pencegahan penebangan hutan secara liar agar tidak membuat tanah di sekitar bendungan labil. “Kami sangat memerlukan dukungan dan partisipasi masyarakat, untuk mewujudkan langkah preventif tersebut,” katanya.

Di wilayah eks Karesidenan Kediri, terdapat beberapa waduk dan bendungan di antaranya, Wlingi dan Lodoyo di Kabupaten Blitar, Wonorejo di Kabupaten Tulungagung, Bendungan Waru-Turi di Kabupaten Kediri dan Waduk Bening di Kabupaten Nganjuk.

Walaupun rata-rata peninggalan zaman Belanda, semua waduk dan bendungan tersebut sudah “diremajakan” sejak tahun 1945. Ia berharap, tragedi jebolnya Situ Gintung yang menewaskan 96 orang tidak terjadi di wilayah eks-Karesidenan Kediri. ant

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "