Jember | Surya-Izin pendirian radio dan televisi terus mengalir ke Departemen Komunikasi dan Informasi RI. Sedikitnya 2.200 radio baru dan 400 televisi baru yang sudah mengajukan izin ke Depkominfo.
“Sudah banyak yang mengajukan izin, baik radio atau televisi baru, namun jumlah kanal dan frekuensi terbatas,” ujar M Nuh, Menteri Komunikasi dan Informasi seusai meresmikan Kantor Pusat Politeknik Negeri Jember, Kamis (26/2).
Menurut M Nuh, pihaknya akan berupaya mengabulkan permohonan pendirian radio dan televisi tersebut asalkan memenuhi persyaratan, serta kanal dan frekuensinya tersedia.
Agar jalur kanal dan frekuensi tidak bertabrakan, Nuh meminta Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi melalui Balai Monitor (Balmon) di daerah untuk menertibkan televisi dan radio liar.
Pasalnya, radio dan televisi liar itu telah memakai kanal dan frekuensi tanpa izin. Padahal seharusnya dapat digunakan oleh radio dan televisi yang mengajukan izin kepada Depkominfo. “Pemerintah juga harus meneliti lebih dulu sebelum memberikan izin,” imbuhnya.
Menurutnya, Balai Monitor di beberapa daerah, seperti Madiun, Malang dan Kediri sudah melakukan penertiban televisi dan radio sehingga jumlah radio dan televisi liar sudah berkurang. “Saya tidak hapal jumlah televisi dan radio liar di Indonesia. Pemerintah akan menertibkan televisi dan radio liar di daerah,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, M Nuh juga memberi keterangan pers bahwa tarif internet dimungkinkan bakal turun pada bulan April mendatang. Selama bulan Maret, pihaknya masih melakukan pengitungan persentase penurunan tarif internet tersebut. Beberapa aspek itu jaringan dan bisnis retail internet di Indonesia.
“Pada prinsipnya kita harus menyediakan layanan internet yang murah sehingga bisa dijangkau oleh masyarakat. Ada tiga aspek yang kita perhitungkan untuk menurunkan tarif tersebut,” ujarnya.
Menurut Nuh, pihaknya masih akan membicarakan angka tersebut dengan pihak ISP (Internet Servive Provider). “Jadi kita harap segera ketemu, angkanya berapa. Kalau di seluler kan ada penurunan 40 persen, untuk internet kita tunggu saja,” imbuhnya. st9
Editor : jps