Home » Nasional & Politik

Konferwil Ulang Atau Caretaker, Saran PWNU Tengahi Konflik Internal Ansor Jatim

SURABAYA | SURYA-Menengahi konflik internal PW GP Ansor Jatim terkait pemboikotan 36 PC Ansor, PWNU Jatim menyarankan untuk menggelar ulang Konferensi Wilayah (Konferwil) Ansor Jatim.

Usulan itu dilontarkan Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Muttawakkil Alallah setelah menerima pengaduan 14 orang perwakilan dari 36 PC GP Ansor di kantor PWNU Jatim, di Surabaya, Kamis (26/2). Selain mengemukakan alasan penolakan, mereka juga menyodorkan tandatangan penolakan hasil Konferwil XII GP Ansor Jatim di Hotel Utami bulan 17-18 Januari lalu.

“Saya yakin surat itu asli,” ujar KH Muttawakkil Alallah yang didampingi Ketua Dewan Syura KH Miftahul Akhyar, dan Wakil Ketua Tanfidziyah KH Sholeh Hayat.

Sebenarnya Ketua PWNU Jatim menawarkan dua opsi, namun keduanya berujung pada Konferwil ulang. Opsi pertama menyarankan konferensi ulang yang dipercepat. Sedangkan opsi kedua menunjuk caretaker yang tugasnya melakukan konferwil untuk memilih ketua GP Ansor Jatim. “Kalau menolak semua opsi, silakan kembali pada mekanisme dan suara cabang-cabang,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Konferwil XII Ansor di Hotel Utami telah menetapkan Muhibbin Zuhri sebagai Ketua GP Ansor Jatim menggantikan ketua lama M Rofiq pada 18 Januari lalu. Namun 38 PC GP Ansor se-Jatim menilai penetapan itu tidak sah lantaran peserta Konferwil tidak memenuhi kuorom.
Argumentasinya, 38 PC Ansor itu tidak hadir saat pelaksanaan Konferwil. Bahkan mereka membuat surat pernyataan penolakan hasil Konferwil saat berkumpul di PC Ansor Jombang.

Lebih lanjut Muttawakil kepada perwakilan 38 PC Ansor itu untuk meneruskan pengaduan dan usulan PWNU Jatim ke PP GP Ansor di Jakarta. “Sebagai badan otonomi NU maka semua keputusan tergantung kepada PP GP Ansor,” jelas pengasuh Ponpes Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo itu.

Atas usulan itu, mantan ketua steering committee Konferwil XII Ansor Jatim, Hidayat mengatakan pihaknya belum menunggu kejelasan dari PWNU Jatim. “Nanti kami akan rapatkan dulu dengan pengurus baru tentang opsi dari PWNU tersebut,” katanya. Dihubungi terpisah, Sekretaris Jenderal GP Ansor A Malik Haramain mengatakan, bahwa PP masih akan melakukan rapat terkait Ansor Jatim ini. “Masih akan kami bahas lagi. Tetapi yang pasti, keputusan ini menjadi kewenangan dari pengurus pusat,” tegas Malik. bet/oen

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "