SIDOARJO | SURYA-Akibat melihat mobil Toyota Avanza selip di jalan tol KM 18, sembilan mobil terlibat kecelakaan karambol, Rabu (25/2). Peristiwa yang tidak menimbulkan korban jiwa tetapi menghancurkan sembilan mobil itu berawal dari Toyota Avanza yang selip. Beberapa kendaraan di belakangnya memperlambat laju kendaraan untuk melihat mobil itu.
Menurut petugas PJR, Aipda M Soleh, bus PO Laju yang meluncur dari arah Malang tidak mengerem saat berada di lokasi kejadian. Bus yang disopiri Solikin, 38, asal Pejarakan, Situbondo, itu menabrak Honda Jazz merah W 115 YO. Honda Jazz itu menyeruduk truk di depannya. Truk menabrak mobil pikap W 7135 FG.
Truk L 9270 NA yang ada di depannya menghantam mobil tangki nopol BE 4143 AK, dan menabrak dump truk nopol W 8142 UY, Toyota Kijang Inova bernopol W 6868 BE, dan terakhir Izusu Panther box nopol W 988 NC. “Saat melakukan olah TKP, sopir bus tidak ada tanda mengerem. Hanya Honda Jazz dan pikap yang melakukan pengereman,” tutur Aipda M Soleh.
Menurut M Soleh, sopir mobil pikap yang tergencet mengalami luka cukup parah. Tubuhnya terimpit bodi mobil dan wajahnya terluka akibat pecahan kaca. Butuh 30 menit bagi petugas PJR yang dibantu beberapa sopir untuk mengevakuasi Syaifudin, 44, asal Kedung Bendo, Tanggulangin. Syaifudin dilarikan ke RS Siti Khodijah, Taman.
Arus lalu lintas di KM 18 atau di sekitar Medaeng macet karena ada kecelakaan.
Menurut pengakuan sopir bus, Solikin, saat diperiksa petugas, mobil yang ada di depannya itu tidak memberi tanda lampu rem. mif
Editor : jps