Home » Sumatera

Lampung, 64,47 Persen Penduduk Tergolong Miskin

Bandar Lampung | SURYA - Jumlah penduduk di bawah garis sejahtera atau miskin di Lampung mencapai 64,47 persen dari 1,878 juta keluarga di Lampung. Penduduk miskin terdiri atas keluarga prasejahtera dan sejahtera I.

Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Lampung Abdul Kadir, Rabu (25/2), mengatakan, berdasarkan pendataan yang dilakukan BKKBN, dari total 1,878 juta keluarga di Lampung, sebanyak 38,62 persen tergolong keluarga prasejahtera dan sebanyak 25,85 persen tergolong keluarga sejahtera I (KS I).

Keluarga digolongkan sebagai keluarga prasejahtera apabila hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan sekali sehari, jika sakit tidak berobat ke rumah sakit atau puskesmas tetapi ke dukun, tidak memiliki pakaian lebih dari satu, melaksanakan keluarga berencana secara tradisional, serta memiliki rumah dengan atap, lantai, dan dinding yang tidak layak.

Adapun KS I merupakan keluarga yang sudah mampu memenuhi kebutuhan dasarnya secara minimal, tetapi belum mampu memenuhi kebutuhan sosial psikologis.

Berdasarkan data BKKBN Lampung, keluarga prasejahtera tersebut tersebar merata di 11 kabupaten/kota di Lampung. Jumlah keluarga prasejahtera tercatat sebanyak 725.706 keluarga, sedangkan KS I sebanyak 485.829 keluarga.

Menurut Abdul Kadir, keluarga prasejahtera dan KS I muncul sebagai dampak dari kondisi perekonomian. BKKBN berupaya menekan jumlah keluarga prasejahtera dan KS I melalui program usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS).

Namun, UPPKS baru menjangkau 46.317 keluarga dari keluarga prasejahtera dan KS I. Hal itu terjadi karena keterbatasan anggaran.

Pada 2008 BKKBN bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia dan Perum Pegadaian memberikan pendanaan. BRI melalui kredit usaha rakyat membantu Rp 25 juta untuk lima kelompok dan Perum Pegadaian melalui kredit usaha rumah tangga menyalurkan Rp 300 juta untuk 60 kelompok. hln/kompas

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "