Fenomena Dukun Ponari, Pasien Sembuh, Pakar Anggap Sugesti

Senin, 9 Februari 2009 | 9:14 WIB | Posts by: jps | Kategori: Mataraman |

Jombang | Surya-Setelah sempat menutup praktik sementara sejak Kamis (5/2), dukun cilik asal Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh Ponari, 10, sudah harus melayani ribuan orang yang menyerbu di rumahnya, Minggu (8/2).

Ini berarti pembukaan kembali ini terjadi satu hari lebih awal dari rencana semula, yang baru akan buka praktik lagi mulai, Senin (9/2). Penghentian sementara karena dilakukan pavingisasi pada jalan-jalan seputar rumah Ponari. Kades Balongsari, Nila Nurcahyani membenarkan dibukanya kembali praktik Ponari. Menurutnya meskipun sudah diumumkan pengobatan libur empat hari, namun setiap hari selalu saja ada ribuan orang datang ke rumah Ponari. “Akhirnya panitia sepakat membuka lagi praktik Ponari hari ini,” kata Nila, Minggu (8/2).

Meskipun banyak pengunjung yang mengaku penyakitnya bisa disembuhkan oleh Ponari, bagi Dra Denok Wigati Msi, psikolog dari Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, cerita tentang ‘kesaktian’ Ponari itu hanyalah karena sugesti pasiennya. Menurut alumnus Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta ini, begitu muncul kabar ‘kelebihan’ Ponari, banyak masyarakat percaya.

Denok beranggapan, orang yang datang ke tempat Ponari sudah tersugesti. Dalam perasaan mereka sudah tertanam kuat, mereka akan sembuh setelah meminum air yang sudah dicelup batu milik Ponari. “Mereka memang merasa sudah sembuh dari sakitnya, tapi boleh jadi dalam pandangan orang lain tetap saja sakit,” kata Pembantu Dekan I Fakultas Psikologi Undar ini.

Sugestinya yang sudah demikian kuat, bisa menimbulkan sebuah hipnosis, yang hipnosis ini bisa membuat orang melakukan hal-hal di luar kendali dirinya. Padahal, hipnosis hanyalah ‘memainkan’ perasaan seseorang.

Apapun kata orang tentang Ponari, bagi H Rosyid, warga Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, bocah itu telah menyembuhkan penyakitnya. Laki-laki usia 67 tahun itu mengaku mendapat kemajuan pesat dengan kesembuhan penyakitnya setelah minum air putih yang dicelup batu ajaib milik Ponari.

Rosyid yang mengaku lumpuh kedua kakinya akibat stroke selama sekitar 10 tahu, saat datang ke tempat Ponari harus digendong kerabatnya dari mobil, hingga lokasi pengobatan. “Tapi setelah minum air dari dukun cilik itu saya sudah bisa berjalan, meski masih harus dituntun,” kata Rosyid, tersenyum lebar.

‘Kesaktian’ Ponari juga diakui Djamil, tetangga Ponari. Pensiunan guru SD ini mengaku, anaknya, Luluk Jamilah, 35, yang sekitar 10 tahun mengalami gangguan jiwa, mulai sembuh setelah berobat ke Ponari, akhir Januari lalu. Sebelum diobati Ponari, depresi yang diderita Luluk sudah pada tingkat parah. Anak perempuannya itu tidak mau tidur di rumah, melainkan di belakang rumah. Itu sebabnya, Luluk dibuatkan gubuk kecil di belakang rumah Djamil.

Luluk pun diantar ke rumah Ponari, dan diberi minum air putih setelah sebelumnya dicelupkan batu ajaib. Keesokan harinya, kata Djamil, Luluk bisa berkomunikasi, bahkan mengajak Djamil, jalan-jalan seputar rumahnya.

Selain itu, Luluk juga sudah mau tinggal di rumah. “Kesembuhannya mencapai sekitar 50 persen,” kata Djamil. Itu sebabnya, Djamil masih memintakan air kepada Ponari untuk diminum Luluk. st8

Berita Terkait

23 Komentar untuk berita “Fenomena Dukun Ponari, Pasien Sembuh, Pakar Anggap Sugesti”

  1. ADE KAFA BIH said on Senin, Februari 9, 2009, 19:30

    Pak Polisi mohon jangan menghalangi kemauan orang banyak, mestinya pak polisi menyiagakan pasukannya sebanyak mungkin. keinginan masyarakat harus dinomor satukan pak.

  2. Fenomena Ponari « poetri cerita said on Selasa, Februari 10, 2009, 7:25

    [...] Ponari, fenomena dukun cilik yang mulai menuai banyak pro dan kontra. Beribu pertanyaan “kenapa” dan “kok bisa” mulai ramai berputar di benak [...]

  3. melan said on Selasa, Februari 10, 2009, 9:46

    boleh saja berusaha untuk berobat..namun jgn sampai membawa kita kedalam kemusyrikan. di tangan Allah lah segala sesuatu bergantung..
    ponari dan batu ajaibnya hanya sebagai perantara,kepada ALLAH lah wajib kita memohon pertolongan

  4. bagus jayanto said on Selasa, Februari 10, 2009, 14:01

    orang indonesia sedang sakit…ALLAH HUAAKBAR….

  5. Alex L. Setiawan said on Selasa, Februari 10, 2009, 16:19

    untuk bisa sembuh gak ada salahnyakan berusaha dan mencoba.

  6. millatul islamiyah said on Selasa, Februari 10, 2009, 17:45

    Sebenarnya pengobatan semacam itu boleh saja dilanjutkan, tetapi jika tidak ada pemahaman terhadap masyarakat bahwa sumber kesembuhan itu bukan dari batu kepala belut milik ponari, melainkan dari Allah swt. Maka akan merusak akiah masyarakat kita yang mudah terpengaruh hal-hal yang bersifat fonomenal.

  7. basirun said on Rabu, Februari 11, 2009, 7:31

    Ternyata setan sudah semakin canggih untuk menyesatkan manusia, dengan tipu muslihat hanya memakai batu anak bisa menyembuhkan berbagai penyakit. itu hanya tipu muslihat setan paling sembuh sebentar nanti sakit lagi.orang sudah lupa sama Alloh yang Maha penyembuh. Hanya Alloh yang bisa menyembuhkan yakin. Kalau orang sudah yakin yang menyembuhkan ponari, ini bahaya kemusrikan melanda masyarakat kita. MUI harus mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak tergelincir kepada kemusyikan. Kemusyrikan lebih berbahaya dari bahaya merokok. Hallo MUI, halo para tokoh agama Islam mana fatfanya kami tunggu kasihan masyarakat awam apa kita tega saudara kita nanti masuk neraka!

  8. Much Emuh Ghazali said on Rabu, Februari 11, 2009, 14:05

    dengan pengobatan seperti itu boleh saja, saran untuk adik Ponari, bagusnya didampingi oleh para pemuka agama agar masyarakat lebih mamahami makna dari pengobatan itu, solusi kongkrit, sebelum pengobatan di sampaikan arahan, wejangan atau tausyiah tentang hakikat yang memberi kesembuhan, atau terus didengungkan ketika proses pengobatan oleh alim ulama tentang hakikatnya bahwa Allah SWT yang menyembuhkan, hal ini untuk menghindari terjadinya kemusrikan,
    mudah-mudahan dengan adanya pendampingan dari alim ulama hal-hal yang tidak di inginkan tidak terjadi di masyarakat ( hilang Aqidah ), dan bagi masyrakat yang berobat tetap memohon Kepada Allah , minimal dengan membaca Bismillahirrahmaanirrahiim
    , Terima kasih

  9. pekerja said on Rabu, Februari 11, 2009, 18:03

    semoga arwah yang meninggal di terima disisinya..amien..
    telah banyak menelan korban jiwa jadi sebaiknya adanya koordinasi dengan masyarakt dan semua aparat agar tidak terjadi krban lagi..

  10. Muhie said on Rabu, Februari 11, 2009, 19:53

    sebenarnya hal itu terjadi krna ada kebanyakan karakter yang cenderung kepada keingainan suatu proses (entah penyembuhan , harta, dunia dll) dengan instan, sedangkan Alllah saja yang menyempurnakan bulan purnama aja secara bertahap…so intinya..ikhtiar adalah perlu…tapi kita harus bersabar…. dan kita tdak boleh merampas hak2 manusia lainnya…dan tanpa merugikan mahluk lainnya… Yang perlu ditekankan adalah kita tetap harus menyandarkan segala keputusan itu kepada Allah…. hindari segala sesuatu yang mendekatkan diri kepada kemusyrikan, krena saat ini kyakinan dengan kemusyirkan sangatlah tipis bedanya…(Hanya Allah intinya
    )

  11. Muhie said on Rabu, Februari 11, 2009, 19:57

    cobalah gunakan pengobatan yang telah diajarkan atau diisaratkan oleh rosulullah…..dan para alim ulama…..pada zaman keemasan Islam (seperti ibnu rusyd , dll). krena Allah telah meyemmpurnakan manusia dengan segala kebutuhannya…dan kelebihannya….

  12. Ijobs said on Rabu, Februari 11, 2009, 20:14

    Setuju, Ponari perlu didampingi. Sekarang sudah berhenti yah kegiatan mengobatinya. Semog ini solusi yg baik untuk semuanya.

  13. ajie said on Kamis, Februari 12, 2009, 11:23

    seharusnya dibarengi dengan pemahaman, jangan sapai syirik dan menyekutukan Allah

  14. suroso said on Sabtu, Februari 14, 2009, 10:07

    Sebuah Sikap Terhadap Fenomena Dukun Ponari

    Bila saya ikuti perkembangan kehebohan dukun Ponari, dan bias yg ditimbulkan di masyarakat. Maka ada beberapa hal yg bisa kita petik disini.
    1. Pertama adalah, pukulan berat pada pemerintah dimana disitu bisa kita lihat bahwa pemerintah tidak bisa memberikan fasilitas kesehatan yg layak dan terjangkau oleh rakyatnya. Padahal kesehatan adalah merupakan Hak Azasi atau hak mendasar dalam hidup. Atau bahkan dengan adanya fenomena ponari pemerintah semakin keras kepala, pemerintah cuek dengn fenomena ini dan pera pemimpinnya masih berkata, kan ada JPS, ada banyak puskesmas, ada pengobatan geratis…. Masih kurang apa????. Selain itu kenyataan yg ada dimasyarakat adalah masih banyak jenis penyakit yg tidak bisa diselesaikan dengan cara medis, terbukti banyak warga yg sudah kehilangan akal dan biaya, dan mereka tidak mendapat penyelesaian berarti terhadap penyakitnya setelah sekian lama berobat secara medis, untuk itulah kemudian mereka berpindah ke jalur alternative.
    2. Kedua, jelas terlihat masyarakat Indonesia amat sangat kental dengan hal-hal mistis. Dan mistis ini, tidak hanya dimonopoli milik orang pedalaman dan orang yg tidak terpelajar, tapi semua masyarakat kita dari kalangan manapun masih kental dengan suasana mistis ini. Sebagai contoh, film suster ngesot banyak peminatnya dan tayangan2 gaib di TV merupakan acara paling disukai. Kekentalan hal mistis ini sampai ada beberapa warga yg sampai terbius hingga benear2 melupakan akal sehatnya, sebagai contoh kejadian dirumah Ponari, karena tidak mendapatkan kesempatan untuk berobat ke-Ponari (karena sudah keburu di tutup), maka mereka mencari cara lain, yaitu air bekas mandi ponari juga dipakai untuk obat.
    3. Ketiga , sepertinya benar prediksi para pakar spiritual bahwa zaman sekarang merupakan zaman menuju kembalinya kehidupan penuh spiritual, dimana tuntutan kehidupan sepiritual semaakin menguat. Penguatan keinginan masyarakat akan hal spiritual selalu dibarengi dengan kemunculan hal2 magis. Spiritual dan hal magis adalah saudara kembar dan selalu beriringan. Sehingga tidak bisa di hindari disaat bermunculan aliran2 kepercayaan baru maka bermunculan pula kemampuan2 gaib seperti yg dimiliki Ponari. Apakah kita harus menentang atau mengusir setiap kemunculan fenomena misterius ? jawabnya tidak perlu karena itu merupakan hukum sebab akibat yg tetap harus berjalan.
    4. Masyarakat kita masih gampang marah, tidak santun, kurang bisa menghargai orang lain, kurang bisa menghargai sebuah perbedaan. Padahal dasar Negara kita didirikan dan dibangun berdasarkan sebuah perbedaan yg saling menopang antara yg satu dan yg lain. Yaitu kita berbeda suku, berbeda bahasa, berbeda budaya, dan kita disatukan dengan bineka tunggal ika. Disaat muncul sebuah fenomena baru, seperti munculnya fenomena munculnya Ponari ini, maka banyak orang tiba2 menjadi paling alim atau paling pintar (kayak saya). Sehingga langsung berkomentar dan menghujat. Dia mengeluarkan berbagai jurus untuk menjatuhkan, menggunakan dalih2 dan kemudian mengeluarkan fatwa sesat, haram atau sejenisnya. Merka kurang bijak, merka berpikir terlalu singkat, mereka berpikir hanya menurut fersinya sendiri. Mereka tidakmau menelusuri sebuah masalah dari akarnya, mereka tidak mau menelusuri masalah dan memandang masalah dari orang yg memunculkan fenomena baru itu. Bila merka mau menelusuri masalah dan melihat masalah dari kacamata si penemu fenomena baru, pasti merka tidak bisa memungkiri kenyataan, sehingga dia bisa mencari solusi lebih bijak dan tanpa kekerasan.
    5. Perbedaan adalah kekayaan bangsa. Kebanyakan orang tidak mau mengkoleksi dan melindungi perbedaan yg saling bermunculan. Seharusnya perbedaan adalah kekayaan bangsa yg harus dilindungi karena suatu saat nanti akan mempunyai nilai yg luhur. Coba kita tengok sejarah, pada sebuah ilmu pengetahuan saat pertama kali ditemukan sesuatu ilmu yg baru. Penemunya pasti dihujat dan dicaci, tapi bila perbedaan itu dirawat dan dijaga maka dikemudian hari perbedaan itu akan sangat berarti bagi masyarakat. Sebagai contoh, jaman dahulu kala ada orang tiba2 mengatakan bumi ini bulat, pada saat itu masyarakat marah, dan akhirnya setelah ratusan tahun kemudian baru orang2 sadar bahwa bumi memang bulat. Anda tau pelukis Van Gogh ? karyanya dicaci maki dan dilecehkan pada waktu itu, tapi sekarang karyanya sungguh dikagumi dan harganya selangit. Anda ingat Albert Enstin? Teorinya pada saat itu sungguh2 dikecam, tapi setelah diteliti lebih mendalam lagi, hasilnya sekarang sungguh ruuuar biasa. Masih banyak lagi contoh yg lain. Inilah bila kita tidak bisa menjaga sebuah fenomena baru yg muncul di bumi pertiwi ini, maka kita kehilangan nilai2 leluhur. karena fenomena baru itu akan lari dari bumi pertiwi dan berlindung di Negara lain.
    6. Warga kita kurang tertib, tidak tertib ini timbul karena terbiasa hidup serakah, kurang punya rasa toleran antar sesama (egois)juga kurang punya rasa kesabaran. Itulah akibatnya sehingga susah untuk diatur. Contohnya adalah antrian untuk mendapatkan kesempatan selalu dilangar, sehingga mengakibatkan orang meninggal karena berdesak2an dan jatuh terhinjak-hibjak dalam antrian. Kita masih ingat kejadian antrian dirumah dukun Ponari, antrian pembagian zakat, antrian pembagian daging korban dan semua jenis antrian yg lain selalu memakan kurban.
    7. Praktek ponari perlu dihentikan tidak? Maka saya langsung menjawab, lanjutkan terus, Tapi… benahi mekanismenya. Yang perlu dibenahi adalah pertama hak2 hidup ponari sendiri karena dia sebagai seorang anak, jangan dikomersilkan, dan dia juga dalam proses belajar disekolah. Jadi ponari masih harus tetap ada waktu bermain setidaknya 3 jam sehari, tidur 9 jam perhari, untuk belajar 5 jam sehari, lain-lain 3 jam, dan praktek perdukunan maksimal 4 jam sehari. Praktek 4 jam sehari itu hanya dilakukan dari jam dua siang sampai jam 6 sore. Karena waktu praktek pengobatan pendek maka harus ada team yg mengatur, yaitu dengan sistim antri mendaftar secara urut kemudian nama di panggil satu2 sesuai no urut. Jadi ponari dalm sehari hanya boleh mengobati sampai jumlah orang tertentu saja. Setelah itu no antrian akan dilanjutkan hari berikutnya. Setiap pendaftar hrus menunjukkan nama dan alamat dan kartu identitas diri, tujuannya untuk memberikan kesempatan pada orang lain, agar mendapat kesempatan untuk berobat, sehingga seseorang yg sudah mendaftar baru boleh mendaftar lagi setelah urutan diatas seribu berikutnya. Proses ini perlu dibantu beberapa petugas, mulai dari petugas pendaftaran, petugas keamanan, detugas pemanggilan pasien, petugas penyiapan sarana, dsb. Pembagian ini tujuannya untuk pengamanan penertiban dan pemberian hak2 ponari sebagai seorang anak.
    8. Praktek dukun ponari syirik tidak? Bahasa syirik adalah bahasa import dari Negara arab. Dan bahkan bila kita mau meneliti lebih dalam lagi batasan syirik tidak begitu jelas karena kita kurang pas meng-artikan makna syirik ini. Bila mana ada sebuah cerita2 mistis itu muncul dari Negara arab maka jawabnya halal tentang cerita itu, tapi bila cerita mistis itu datang dari Indonesia maka hukumnya haram. Kita ambil contoh, orang arab dan orang islam sangat memuja dan memuliakan air zam-zam, dimana dikatakan air zam2 sungguh berksiat dan banyak berkahnya, sehingga setiap orang datang ke arab dan sepulangnya selalu membawa air zam2 itu sebagai air yg dimuliakan, mempunyai berkah, bahkan dipakai untuk media penyembuhan penyakit, dll. Sementara air-nya Ponari dibilang haram, padahal sama2 air untuk penyembuhan. Demikian juga dengan doa atau mantra, semua yg memakai bahasa arab adalah benar, dan semua yg memakai bahasa jawa atau Indonesia adalah salah…. Hehehe.. begitulah pemahaman beberapa orang yg sudah keblinger menjadi orang arab. Sebenarnya kesirikan timbul karena kita tidak selau bersandar pada Allah. dan kita mempunyai pandangan yg salah terhadap sebuah media, sehingga pikiran kita dan hati kita mengatakan bahwa media itulah yg telah membantu dan menyembuhkan anda. Jadi adalah salah bila air zam-zam mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan, tapi yg benar adalah melalui air zamzam itulah allah akan menyembuhkan seseorang, jadi yg menyembuhkan adalah Allah bukan air zam-zam. DEmikian juga obat untuk menyembuhkan sakit, bisa menjadi sirik bila dihati dan pikiran kita tertanam bahwa obat itu membawa kesembuhan pada diri anda, yg benar adalah Tuhan membantu menyembuhkan anda melalui obat itu, jadi saat anda meminum obat, anda harus mensugesti diri anda sendiri yaitu dengan mengatakan dihati bahwa anda harus meminum obat karena diperintah oleh Allah, dan saat anda menelan obat sugerti anda adalah anda menelan berkah Allah dengan tujuan mengusir semua kesalahan juga penyakit hingga badan anda menjadi bersih dan suci kembali. Itulah makna sebuat doa seperti yg diajarkan Rasulullah dimana sebelum melakukan sesuatu apapun kita harus berdoa kepada Allah, atau menyebut Asma Allah. Jadi kesimpulannya adalah terdapat “KESALAHAN” dalam hidup kita saat meletakan “NIAT, PIKIRAN & HATI” pada saat menjelang melakukan sesuatu perbuatan. Jadi kesyirikan bisa timbul dari hal apa saja, bila kita salah dalam berniat. Sebenarnya kesirikan bukan timbul dari jenis Air-nya datang dari arab atau bukan, atau bukan doanya pakai bahasa arab atau bukan. Agar tidak syirik maka dihati kita harus ditanamkan pikiran positif (niat positif) sebelum melakukan sesuatu, sehingga kita punya pandangan yg baik pada Sesutu yg akan kita lakukan itu. Sebagai contoh, bila anda ingin berobat ke Ponari masukkan pikiran2 positif tentang Ponari. Jadi katakana bahwa ponari adalah seorang yg mendapat tugas dari Allah, Ponari hanya menjalankan perintah2 Allah, Ponari menyembuhkan karena perintah Allah, dsb. Sehingga anda datang hanya untuk menyambut berkah Allah. sehingga kekuatan Allah akan melindungi anda. Adalah beda bila anda saat akan berobat ke-Ponari tapi pikiran anda dimasuki pikiran negative, dimana anda bilang : “waah ponari mempunyai batu ajaib, batu itu ditunggu dua jin yg sangat sakti, jin itulah yg mempunyai kekuatan dasyat menghilangkan penyakit2.” Dan kemudian anda akan datang ke Ponari untuk mencoba kekuatan batu ajaib Ponari. Maka saat anda datang ke Ponari anda akan disambut kekuatan negative, anda sudah berlindung pada kekuatan negative itu, dan pada kekuatan jin itulah anda berlindung, dan kekuatan jin inilah yg membantu orang dalam penyembuhan itu, itulah perbuatan sirik yg telah anda lakukan. Beda dengan orang yg datang hanya karena Allah, maka orang itu datang dalam perlindungan Allah, bila kekuatan ponari negative maka orang itu terlindungi oleh Allah dari pengaruh kekuatan negative ponari dan Allah akan menggantikan kekuatan ponari dengan kekuatan Allah yg lebih mulia. Demikian sebaliknya bila ponari memang merupakan sebuah utusan maka kekuatan itu akan berlipat ganda dan anda tidak hanya disembuhkan tapi kesadaran anda akan meningkat menuju pencerahan. Begitulah kira2 didalam hidup bagaimana kita harus selalu berpikiran positif dan selalu berlindung pada Allah. bila anda tidak menegetahui sesuatu dan anda perlu melakukan sesuatu itu, maka berdoalah dan minta perlindungan pada Allah maka anda terlindungi dan anda dijauhkan dari hal-hal sirik. Jadi supaya tidak ada kekuatan negative mengganggu dan menguasai anda, maka masukkan pikiran2 positive dihati anda, bahwa ponari adalah anak baik, dia mendapat berkah dari Allah sehingga dia dipercara begitu banyak orang. Maka pikiran positif anda itu merupakan doa untuk anda dan untuk ponari. Sehingga bila ponari kurang tepat dalam memilih hidupnya, maka niat anda itu yg akan menjadi doa pelindung anda, dan bisa membantu juga pada ponari untuk menjadi lebih baik. Jadi sekali lagi jangan berpikir atau mem-fonis, ponari adalah membawa batu yg ada kekuatan setan, ponari anak kecil yg tidak tau apa2, ponari tidak disiplin ngaji, bagaimana dia punya kekuatan tuhan, dia sirik dan identik dengan setan. Dsb.. dsb. Buang jauh2 pemikiran itu, katakana ponari mendapat petunjuk dari Allah. Itulah kekuatan positif anda yg akan menciptakan kondisi menjadi lebih baik untuk semuanya.

    Demikian sedikit tulisan ini sehubungan dengan fenomena heboh kemunculan dukun Ponari, semoga bermenfaat dan menjadikan segenap bangsa ini menjadi santun beradab, sehingga bisa menciptakan kondisi aman dan damai.

    Salam sejahtera

  15. NASIK said on Senin, Februari 16, 2009, 14:50

    Pengobatan alternatif semacam ponari perlu lebih di cermati, dan dan hal seperti ini memang ada, jadi kalo dari bidang medis memperdebatkan itu, semuanya tidak akan mendapatkan TITIK TEMU, karena sudut pandang sudah berbeda,…….yang intinya jangan sampe membawa kita ke dalam kesyirikan……..

  16. warjianto said on Rabu, Februari 18, 2009, 21:40

    gmna nih ponari masih kecil dah jadi dukun hebat gak katok aku ngerasakno,,,he wong seng beriman nek arep berobat pergilah ke dokter jangan pergi kerumahnya mbah ponari / kalu boleh dibilang sih cak ponari ,lebih baik pergio nok nggone dokter warji ,,,,,

  17. Hendra Santoso said on Kamis, Februari 19, 2009, 15:20

    Kenapa sich, Media massa dan hampir semua media selalu memandang remeh si Ponari. Apalagi tu dokter deNOK. Kenapa kita ga lihat sisi positifnya aja, toh ada fakta banyak pasiennya sembuh total. Yang mesti lu pade semua Dokter di Indonesia. Turunkan dong tarif prakteknya,masak kalah ama Ponari. Nyata2 sembuhnya cuma bayar 5000 rupii doang. Ada ga dokter yg mau dibayar segini..jangan sentimen aja dong. Harusnya malu.

  18. agungk said on Minggu, Februari 22, 2009, 16:44

    Banyak pasien sembuh?
    Saya ragukan kebenarannya.
    Paling-paling kasusnya sama dengan penyembuhan spiritual yang kerap kita lihat dilakukan oleh pendeta evangelis.
    Tingkat kesembuhan semata-mata bersifat subjective. Si pasien begitu percaya sehingga meyakinkan dirinya kalau penyakitnya telah membaik.

  19. byar_pet said on Senin, Februari 23, 2009, 20:29

    ya itulah fenomena :
    1. sugesti membawa manusia pd kpuasan diluar rasional (sembuh sekedar karena pertemuan dg ponari) sbb usaha menemuiny sdh berolahraga hebat! itu manfaat dr olahraga
    2. bagi dokter/insan medis guna persaingan spy menurunkan tarif dan tingkatkan kekuatan spiritual (taqwa)
    3. pengalaman saya “ada unsur jin/setan kategori senior yg telah ikut ponari dan membantu mengusir (kerjasama) para yunior yg menyakiti manusia
    4. yg penting ” tingkatkan iman ” sembuh adl karunia, penyakit adl penghapus dosa” tak perlu cari ponari, syukuri aja bagaimaapun kondisi kita!!! oke…kawan

  20. arif prasetya said on Senin, Februari 23, 2009, 23:43

    Dukun Ponari: Sebuah Perenungan Bagi Umat & Bangsa :
    analisis sejarah dan fakta :
    1. Indonesia memang tmpat org luar biasa, sapa tu Habibie, masa kecil Obama (kalo
    ga mampir ke Indonesia kyknya ga bakalan sepinter itu,,,he2x, dan ponari yg ruar
    biasa.. (intermezo)
    2. Jombang, memang daerah istimewa (dlm sjrh Mojopahit yg merupakan kerajaan
    trbesar pra-RI. Mojokerto & Jombang adl satu wilayah istana kerajaan tsb), coba
    kita amati dr mana: Nur Kholis Madjid, Hasyim Asary - Wachid Hasyim- Gus Dur,
    cak Imin, EMHA Ainun Najib, “band Letto”, Khofifah, Ryan, dukun kecil “Ponari” dll
    sgudang org brpgaruh di RI lainnya dtg dr Jombang, dan pcayalah Jombang kan
    terus bpngaruh besar pd RI kdepan slamanya. (jgn kecil ati yg bukan Jombang)
    3. Bicara Penyakit:
    -. penyakit akan dtg & sembuh atas ijin Allah swt, ini adl keimanan dasar Muslim
    -. penyakit itu sbg pnghapus dosa, (bahagialah kalian yg sakit) ini Hadits lho…
    -. semakin berat cobaan didunia makin tinggi peluang mendapat pahala (surga)
    dg syrt sabar dari: rasa skit, pts asa, bnuh diri & sbr dr tdk brbuat syirik)
    - Allah swt sgt adil hingga kebanyakan org yg diberi nikmat berada di Neraka krn
    kufur smentara org yg diberi kekurangan (byk cobaan) byk di Surga sbb sabar
    4. Tentang logika kesembuhan:
    - stuju pndapt “byar_pet” diatas: pasien ponari byk sembuh oleh :
    * sugesti, “sugesti membawa manusia pd kpuasan diluar rasional” akhirnya
    dpt menyingkirkan rasa sakit lalu sembuh akibat pnasaran brtemu “si Ponari”
    * olah raga bikin badan sehat: berjubel, dsak-desakan, antrian, liat cewek-
    cowok kiri-kanan, senggol-senggolan dibawah terik mentari bikin badan sehat
    * mgkin juga ada “Jin” (mhluk trsembunyi-red) tingkat tinggi yg brsemayam
    di batu aneh itu, (kan batunya dr sambaran petir, petir tu kan panah api u/
    melempar-mbakar setan yg mencuri kbr dr langit”) lalu jin yunior pd pasien
    Ponari akan lari ketakutan/segan pd jin senior pgikut Ponari lalu smbuhlah
    pasien Ponari”_nalar logis non-rasional.
    * Sbenarnya bkn hnya Ponari, byk org lain, ato dukun sbelum dan sesudahnya
    yg memiliki keistimewahan ato keanehan sperti itu
    * catatan: “lebih dari 50% penyakit disbbkan oleh gangguan Jin, khususnya
    penyakit linu-linu, (pengalaman-red)
    5 Tentang Syirik :
    Syirik adl istilah yg bermakna sgt jauh dlm Islam, lbh dr sekedar istilah gaul di
    kalangan anak muda, contoh:”syirik.. elu!” (ketika menyatakan ketidaksukaan
    pd seseorg yg disangka iri).
    syirik adl sgl perbuatan yg mensekutukan Allah SWT dg sesuatu yg lain dg arti &
    makna sbgmn Allah & Rasulnya memberi pengertian terhadap syirik itu sndiri-red

    Meluruskan pendapat “Suroso” diatas, pendapat anda tdk didasari pgetahuan yg
    ckp ttg arti & makna “syirik” sbgmn juga makna “Iman” dan istilah tauhid lainnya
    dlm Islam. Masing2 istilah itu ada unsur2 yg dinamakan “rukun” sekaligus berbagai
    konsekuensi pelaksanaan didalamnya.
    “bahasa syirik adalah bahasa import dari Negara arab. Dan bahkan bila kita mau
    meneliti lebih dalam lagi batasan syirik tidak begitu jelas karena kita kurang pas
    meng-artikan makna syirik ini. Bila mana ada sebuah cerita2 mistis itu muncul
    dari Negara arab maka jawabnya halal tentang cerita itu, tapi bila cerita mistis
    itu datang dari Indonesia maka hukumnya haram” _ini pernyataan awam yg
    berasal dr insan yg tdk belajar lantas berkomentar (maaf)..coba kunjungi :
    - http://www.kotasantri.com/mimbar.php?aksi=Cetak&
    - http://els.fk.umy.ac.id/mod/forum/discuss.php?d=3314
    - http://aida.ikider.de/index.php?option=com_content&task=view&id=20&
    Itemid=27 atau di situs, blog lainnya (”jgnlah kebencianmu pd arab/Islam
    membuatmu berkata sembrono dan tertutup dr Ilmu”, pelajarilah Islam:
    niscaya, sejuk, cerdas, bercahaya dan pasti selamat.

    Nasihat pd sesama:
    * hidup itu indah jika masih ada iman,
    * makin tebal iman, makin bahagia hidup kita, cara pandang kita sederhana
    namun jeli, teliri dan mengena. lidah akan dituntun pd perkataan baik, jalan
    ditunjukkan pd tmpt lurus-terpuji walau kita brjalan dg pejamkan mata.
    * Ponari adl Fenomena, bhw msyarakat kita sdg haus binaan, kering spiritual,
    shg latah perilakunya, media masa jgn berlebihan, insan medis jgn skedar
    tersinggung brsainglah dlm kebaikan dan pgabdian, ulama berbuatlah lbh byk,
    netter-bloggerer jgn buatlah apresiasi anda brmanfaat-ilmu bg sesama
    ___thx.http://www.suryaalam_pras.blogspot.com

  21. ogin guntara said on Selasa, Februari 24, 2009, 22:32

    Saya menyimpulkan,fenomena dukaun ponari adalah pekerjaan TUHAN.saya memeandang dari dua sisi,yang pertama bahwasanya memang kehendak TUHAN membuat batu tersebut dapat menyembuhkan sakit dan tentu saja mengangkat derajat dan kehidupan ponari dan keluarganya.tapi disisi lain saya melihat TUHAN membuka aib negara ini,bahwa begitu mahalnya untuk berobat bahkan terkadang ditolak karena tidak punya biaya maka dengan “terpaksa”harus mencari alternatif pengobatan lain yang tidak jelas peluang kesembuhannya.
    seharusnya pemerintah lebih berpikir jernih dan mengambil hikmah dari kasus dukun ponari
    saya pribadi amat miris melihat begitu antusiasnya masyrakat terhadap dukun ponari,mereka rela antri untuk mendapatkan sebotol air yang dicelupkan batu sampai pula ada yang meninggal.ini harus menjadi perhatian pemerintah, khususnya pemda jombang bahwa bapak bapak yang terhormat telah dipermalukan oleh TUHAN.

  22. d-q said on Senin, Maret 23, 2009, 14:17

    DUNIE………DUNIE………mendekatlah kepada sang PENGUASA JAGAD RAYA……ALLAH……..

  23. jejak akhir tahun » Goestyari kurnia amantha said on Rabu, Desember 30, 2009, 12:44

    [...] Fenomena Dukun Ponari [...]

Beri komentar

Mohon perhatian, kami tidak akan meloloskan komentar yang berisi makian, SARA, hinaan dan kata-kata kotor lainnya, harap maklum