Sisi Lain Dukun Cilik Jombang, Mengaku Punya Tugas Menutup Semburan Lumpur Lapindo

Muhammad Ponari, 10, dukun cilik asal Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, dengan batu ajaibnya diyakini mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Namun ada tugas yang lebih berat, yakni menyumbat semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo.

Jombang | SURYA-Mengenai tugas berat itu, setidaknya diungkapkan oleh Senen, 65, kakek Ponari. Ditemui Surya di lokasi praktik pengobatan Ponari, Senen mengungkapkan tugas utama Ponari dengan batu ajaibnya sebenarnya bukan menyembuhkan orang sakit, tetapi menghentikan semburan lumpur Lapindo.
“Menyembuhkan orang sakit itu hanya tugas sampingan saja,” tutur Senen, Selasa (3/2).

Senen berkisah, informasi tentang tugas utama menghentikan semburan lumpur Lapindo itu diperoleh dari Ponari sendiri beberapa hari setelah menemukan batu ajaib berbentuk kepala belut sebesar kepalan tangan tersebut, sekitar dua pekan lalu.

Ponari, kata Senen, mengaku dalam mimpinya seolah mendapat perintah untuk menghentikan lumpur Lapindo dengan batu ajaibnya itu. Senen bahkan mengatakan bahwa Minggu (1/2) malam lalu Ponari juga kedatangan tamu dari Lapindo yang berjumlah enam orang.

“Mereka minta izin akan membawa Ponari ke Sidoarjo untuk tugas menghentikan semburan lumpur Lapindo,” kata Senen, sembari menambahkan bahwa keenam orang itu memakai baju bertuliskan BPLS (Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo).

Dalam pertemuan itu, kata Senen, pihak BPLS berjanji, jika diizinkan membawa Ponari ke Sidoarjo dan berhasil menghentikan semburan lumpur panas Lapindo, maka permintaan keluarga Ponari secara materi akan dipenuhi.

“Mereka bilang, kalau kami minta 10 akan diberi 12,” imbuh Senen. Namun Senen mengaku belum bisa melepaskan Ponari, karena batu ajaib itu masih dimanfaatkan untuk kesembuhan orang banyak.
Tapi di luar alasan itu, Senen kepada Surya mengaku ragu-ragu untuk melepas Ponari dibawa ke Sidoarjo, karena pihak Lapindo saat itu tidak menyebut angka rupiah yang pasti.

Bagi Senen, imbalan itu sebagai sesuatu yang wajar, karena jika batu ajaib itu sudah digunakan menutup semburan lumpur Lapindo, otomatis batu tersebut lepas dari tangan Ponari. “Padahal batu itu sangat bermanfaat untuk menyembuhkan banyak orang,” imbuh Senen.

Disinggung mengapa Senen tidak menyebutkan saja jumlah imbalan yang diminta, secara tegas Senen menyatakan hal itu tidak bisa diucapkan karena bisa dinilai tidak baik.

Senen juga berkisah, batu ajaib itu sebenarnya berasal dari ular di kawasan lumpur Lapindo yang terusir dari sana. “Jadi, untuk menutup semburan lumpur, batu itu harus dikembalikan ke sana,” jelasnya.

Menurut Senen, Ponari juga tak akan ke Sidoarjo jika tak disetujui keluarga. Ponari pernah bilang akan berangkat ke Sidoarjo jika disetujui, bahkan jika perlu diantar Bupati Jombang Drs H Suyanto.

Di sela-sela aktivitasnya mengobati ratusan warga, Ponari membenarkan dirinya memang memiliki tugas utama menghentikan semburan lumpur Lapindo. Ditanya kapan penutupan semburan lumpur akan dilakukan, Ponari hanya menjawa hari Kamis. Tapi tidak dijelaskan Kamis tanggal berapa. “Nek wis tak tutup, terus mulih (Begitu sudah tertutup semburannya, saya lalu pulang),” katanya.

Sementara itu, pengobatan terhadap ribuan warga pada Selasa (3/2) lalu berlangsung lancar. Pasien datang dengan membawa tiket, dipersilakan antre di luar area rumah Ponari, yang dibatasi pagar bambu serta dijaga ‘panitia’ dan polisi.

Selanjutnya, setiap 75 orang secara bergiliran diminta masuk halaman rumah dan duduk di kursi yang disediakan, sembari membawa air putih dalam gelas atau tempat lain.
Selanjutnya, Ponari dengan digendong di punggung kerabatnya, berkeliling ke puluhan warga yang membawa gelas berisi air itu. Sembari berkeliling, tanpa melihat ke pasien, tangan kanan Ponari yang memegang batu, dibantu kerabatnya, dicelupkan ke dalam gelas-gelas berisi air putih satu demi satu. Sementara tangan kiri Ponari justru asyik bermain games via ponselnya.

Dalam kesehariannya, Ponari tidak suka difoto, terutama dari jarak dekat. Surya yang mencoba mengambil gambar Ponari dengan kamera dari jarak cukup dekat saat dia melakukan pengobatan, sempat digigit di bagian lengan hingga membekas. “Kapok koen tak cokot! (Rasain kamu saya gigit),” kata Ponari sembari tertawa.

Tutup 4 Hari

Sementara itu, praktik pengobatan Ponari kembali dihentikan sementara. Penghentian sementara akan berlangsung empat hari mulai Kamis (5/2) hingga Minggu (8/2) mendatang. Penutupan sementara itu untuk memberi kesempatan dilakukannya perbaikan jalan yang masih berupa tanah di sekitar rumah Ponari.

Rencananya, jalan-jalan kecil sepanjang sekitar 200 meter dan merupakan akses masuk ke rumah Ponari itu akan diberi lapisan paving stones, sehingga tidak becek jika hujan.
Penghentian sementara praktik Ponari ini adalah untuk kedua kalinya. Sebelumnya, Minggu lalu, juga sempat ditutup karena jalan-jalan tanah sekitar rumah Ponari rusak berat, serta adanya korban jiwa akibat terlalu lama antre berobat.

Setelah jalan diuruk dengan pasir dan kerikil, pengobatan dibuka lagi. Namun karena sering diguyur hujan, dan digunakan sebagai tempat antre pengunjung yang membludak, jalan tersebut rusak lagi, sehingga dipastikan membuat pengunjung kian tak nyaman. “Tampaknya tidak ada alternatif lain kecuali memperbaiki jalan dengan pavingisasi dulu,” kata Mila Nurcahyani, Kades Balongsari.
Biaya pavingisasi, menurut Wanto, salah satu panitia praktik pengobatan Ponari, akan diambil dari dana yang dikumpulkan usaha parkir para pemuda dan warga desa. “Kita tidak minta uang yang masuk ke kotak amal Ponari, melainkan dari penghasilan parkir,” kata Wanto.

Pantuan Surya, kemarin pengunjung lebih banyak dari dua hari sebelumnya. Jika sebelumnya rata-rata pengunjung 5.000-9.000, kemarin diperkirakan mencapai sekitar 15.000 orang. Perkiraan ini karena pada pukul 13.00 WIB, banyak pengunjung tak kebagian tiket masuk. Padahal, panitia desa menyiapkan 10.000 tiket masuk.

Para pengunjung yang tak kebagian tiket banyak yang bertahan hingga pengobatan dinyatakan selesai pukul 16.00 WIB. Bahkan ada yang nekat menginap. Mereka baru berangsur meninggalkan lokasi, ketika panitia berkali-kali mengumumkan pengobatan Ponari untuk sementara diliburkan dalam waktu empat hari hingga hari Minggu mendatang.

Membludaknya pengunjung juga bisa dilihat dari banyaknya sepeda motor dan mobil yang diparkir di jalan-jalan desa. Massa dan kendaraan yang parkir memenuhi radius sekitar satu kilometer dari rumah keluarga Ponari.

Kapolsek Megaluh AKP Sutikno membenarkan ditutupnya kembali praktik Ponari ini. “Ini juga demi kenyamaman pengunjung. Kalau kondisi jalan rusak, becek, pengunjung bisa tersiksa. Lebih-lebih yang datang ke sini adalah orang yang sakit,” jelas Sutikno./Sutono

Dibaca: 3405 kali

  • Editor : jps

Komentar anda

  1. putu Kamis, 5 Februari 2009 - 14:21:47

    Mudah2an benar Dik Ponari bisa hentikan lumpur Lapindo. Dan jika memamg berhasil, mungkin begitulah cara Ibu Pertiwi ini memberikan pelajaran bagi manusia Indonesia.

  2. milan Kamis, 5 Februari 2009 - 15:40:53

    Tuhan Maha Sakti……Tuhan Maha Adil…Tuhan Maha Perkasa…
    jika Tuhan Menghendaki maka terjadilah meski dengan umatnya yang masih anak..anak.

  3. uci sanusi Jumat, 6 Februari 2009 - 02:35:23

    semoga niat baik ponari dibalas oleh ALLAH swt………amien………

  4. Takut Syirik Jumat, 6 Februari 2009 - 06:56:33

    Tuhan Maha Berkuasa … bukanlah batu yang ajaib, bukanlah anak yang menyembuhkan. Siksa neraka amat parah bagi mereka yang mempercayainya.

  5. Budi Jumat, 6 Februari 2009 - 07:18:41

    BUAT PONARI HATI-HATI BARANGKALI ADA ORANG YANG BERMAKSUD JAHAT INGIN MEMILIKI BATU AJAIB TERSEBUT.

  6. tomas crus Jumat, 6 Februari 2009 - 08:11:45

    Ya mana bisa semburan lumpur bisa ditutup dengan benda sebesar kepalan tangan anak kecil, itu mustahil, jauh dari pemikiran kita, Non Real, ga nyata. Tapi Jika Allah menghendaki dengan benda tersebut sebagai sarananya.. mengapa tidak..mudah-mudahan saja bisa terkabul..Tapi Jangan sampai kita mentuhankan benda tersebut..Syirik tuh jadinya. apalagi melebihkannya sebagai Melebihi Tuhan. Tetaplah bahwa Allah itu Maha Kuasa lagi Maha Mengetahui

  7. miftah Jumat, 6 Februari 2009 - 08:21:02

    semoga niat baik kamu dek ponari di ridhoi allah swt,
    dan smoga berhasil untuk menghentikan semburan lumpur lapindo banyak warga di sana yang selalu menangis menunggu jawaban nasib yang cerah ,,

  8. joko santoso Jumat, 6 Februari 2009 - 08:56:30

    Yang bisa mengobati adalah Allah SWT, Tuhan sekalian alam.
    Jangan percaya dengan batu, bisa-2 musrik.
    Berobatlah yang jelas siapa pemgobatnya, dengan apa mengobati.
    Kalau yang ngobati dukun, dengan kembang keris, batu. maka jelas srikik hukumnya
    Tapi kalau yang ngobati adalah org yang ahli dibidangnya maka boleh.
    jadi berobatlah yang jelas hukum syarahnya. Semoga manfaat.

  9. henhen Jumat, 6 Februari 2009 - 09:08:21

    mohon para ulama dan ilmuwan , dikaji fenomena seperti ini, ditinjau dari sisi ilmiah dan agama islam.

  10. haunata wenas Jumat, 6 Februari 2009 - 12:21:33

    hei. manusia. jgn banyak komentar. salut saya buat ponari.salam saya dan keluarga buat ponari. amin. saat kekuatan allah. manusia tidak bisa banyak berbuat hanya lewat kekuatanNya allah datang. amin

  11. mia Jumat, 6 Februari 2009 - 13:40:28

    Anugerah Ilahi telah hadir, Amin………….

  12. shalimow.com Jumat, 6 Februari 2009 - 14:25:16

    maju terus ponari, bikin KO kaum yang mendewakan rasionalitas “picik”, atas nama kemodernan, atas nama pembaharu. Allah akan berikan ilmu pada siapapun yang dikehendakinya.

  13. Takut Syirik Jumat, 6 Februari 2009 - 14:58:22

    Amerika boleh rusak moralnya/akhlaknya tapi mereka tidak percaya dukun. Indonesia boleh terbesar umat Islamnya tapi sebagian masih bingung dengan apa yang mereka lakukan, percaya dukun, bikin ritual tandingan, percaya batu … itulah kenapa Indonesia selalu diazab oleh Allah bukannya Amerika. Jernihkan pikiranmu, wahai umat.

  14. guston Jumat, 6 Februari 2009 - 15:14:29

    Assalamu”alaikum Ponari, Bapaknya Ponari, Kakeknya Ponari dan Keluarganya Ponari.
    Hidup ini adalah ujian, apapun bentuknya. Jadi…apa yang sedang dijalani Ponari saat ini janganlah sampai membuat batu itu adalajh segalanya. Ayo kepada sodara-sodaraku yang khususnya sedang antri, mohonlah selalu petunjuk pada Allah agar kita tetap dalam LindungannNYA. Sehingga apa yang sedang terjadi, kita sikapi dengan ikhlas dan tidak salah langkah dalam menyelesaikannya karena semua adalah atas kehendak Allah. Wassalam

  15. kimco Jumat, 6 Februari 2009 - 15:34:10

    Sebenarnya yg menjadikan sirik itu bukan batunya, tapi hati kita yg di bisiki setan, supaya beranggapan batu itulah yg menyembuhkan. Allahu Akbar.Allahu Akbar.Allahu Akbar.

  16. kudata Jumat, 6 Februari 2009 - 16:17:42

    inna lillahi wa inna ilaihi roojiun, sedulur-sedulur mari kita jauhi kesyirikan. Kalau kita masih tenggelam dalam kesyirikan, azab yang lebih hebat dari lumpur Lapindo akan menanti kita.

  17. Dukun Cilik Jombang : Rationality Vs Magic Power? « Indonesia News and Opinion Jumat, 6 Februari 2009 - 16:46:35

    [...] Tadi yang sudah berselancar sebentar ke situs Surya online, dan menemukan berita unik “Dukun Cilik Jombang, Mengaku Punya Tugas Menutup Semburan Lumpur Lapindo“, dan pada berita tersebut telah timbul perdebatan apakah kekuatan supranatural Muhammad [...]

  18. nurshol sumengko Jumat, 6 Februari 2009 - 19:29:52

    salamun ya akhi wa ukhti, marilah kita bersyukur dan kembalikan semua kepada yg maha segalanya, kita2 kan abdi, sebaik baik abdi ya…mengabdi dan Alloh itu haq ROBBI yang berkuasa atas seru sekalian alam, klo alam ini dijadikan hijau, merah,kuning dsb itu hak alloh dan apa susanya sih bagi alloh.
    untuk itu sebagai hamba ayo belajar : klo baik menurut alloh ya kita akui itu baik dan klo jelek menurut sang kholiq ayolah kita akui itu jelek……dst.
    semua dari alloh dan kepada alloh jualah semua kembali.

  19. Nana Suryana, S.Pd Sabtu, 7 Februari 2009 - 08:02:27

    Assalamualaikum.Sungguh semakin aneh zaman ini, teknologi canggih dan keajaiban alam pun bermunculan. mudah2an adik kita itu betul2 utusan Allah SWT yang bisa menghentikan lumpur lapindo hasil dari kebodohan dan keidiotan orang2 yang berlaga pinter itu. dengan kejadian ini mungkin menguji keimanan kita kepada Allah SWT..jadi tetap waspada..waspadalah..

  20. lili Sabtu, 7 Februari 2009 - 08:58:00

    kalau memang benar tugas utama Ponari menutup semburan lapindo, segeralah lakukan agar terbukti benar ngganya ucapan dukun itu. kalaupun terbukti aku yakin seyakin yakinnya itu pasti Kekuatan dari Alloh bukan dari batu itu. semoga bencana lumpur lapindo segera berhenti , jangan sampai ponari & keluarganya terlena dengan praktik pengobatan yang bisa menimbulkan kemusyrikan.

  21. syaifudin Sabtu, 7 Februari 2009 - 09:47:49

    terima kasih ya Allah dengan kebesaranmu melalui tgn anak kecil dan sebuah batu kecil ponari bisa mengurangi beban rasa sakit yg di alami byk umat

  22. FATHUR PEN Sabtu, 7 Februari 2009 - 13:03:58

    Mudah mudahan bisa,ayo dido`akan bersama-sama, yen iyo moso ora`o yen ora moso iyo`o. gusti alloh maha perkasa.

  23. aa drajat Sabtu, 7 Februari 2009 - 13:41:39

    ihik ihik ayo ponari maju…jadi caleg….atasi semua dengan batu mu kemiskinan kebodohan ihik2 ojo bohonggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggg
    taubat…………..lah

  24. oaaalaah Sabtu, 7 Februari 2009 - 18:53:32

    Mau nolong tutup lapindo kok ragu-ragu karena rupiah “Senen kepada Surya mengaku ragu-ragu untuk melepas Ponari dibawa ke Sidoarjo, karena pihak Lapindo saat itu tidak menyebut angka rupiah yang pasti.”

    Keliatan boong

    Kita lihat aja pasiennya apakah benar sembuh nggak ?

  25. e.yuniar latif Sabtu, 7 Februari 2009 - 20:48:29

    penasaran apakah pasien 2x bener bener sembuh ?

  26. Iyon Sabtu, 7 Februari 2009 - 21:59:56

    Alamat lengkapnya dimana? terima kasih

  27. safari rahmadani Minggu, 8 Februari 2009 - 06:42:11

    SIAPAKAH YANG MENYEMBUHKAN ? PONARI, BATU, ATAU PERCAYAMU ???

  28. Ardie Minggu, 8 Februari 2009 - 11:05:01

    wakakakaka… lucu2…

    Udah keseharian sukanya hal2 yg mistis jd dijajah terus, klo nyetel tv isinya sinetron nangis2 dan bentak2 semua.. woooiiii mau jadi apa kita….

  29. zaini Minggu, 8 Februari 2009 - 12:15:38

    semoga ALLAH S.W.T Memberi barokahnya kepada dik ponari,karena keikhlasannya mengobati orang yang ingin sembuh dari penyakit yang dideritanya,semoga para pasien yang telah diobati dik ponari menerima ridho dari ALLAH S.W.T,Karena tiada yang bisa melawan kehendak NYA.Dengan keikhlasan dik ponari memberikan senyuman kepada orang yang datang ke rumah dik ponari.

  30. ADE KAFA BIH Minggu, 8 Februari 2009 - 22:00:34

    INNAMA AMRUHU IDZA ARODA SYAIAN AN YAKULA LAHU KUN FAYAKUN

  31. rudy satria Senin, 9 Februari 2009 - 12:32:47

    kemusyrikan itulah yg akan membawa ummat islam kepada kehancuran, bertobatlah keluarga ponari sebelum dilaknat Allah SWT

  32. Dhani yoyok Senin, 9 Februari 2009 - 16:05:19

    Dukun dan Dokter itu sama tergantung niat dari manusia itu sendiri jika kita percaya benda atau obat,pil,jamu itu bisa menyembuhkan itu dah MUSRIK tapi jika kita percaya bahwa Lantaran benda, Obat(Batu,Kembang,Keris,Dll),Pil atau jamu, ALLAH memberikan atau menunjukan kekuasanya saya kira gak salah karna tidak mungkin bagi kita yg banyak berlumur dosa bisa langsung didatangi ALLAH tuk memberi obat Nah jika sekarang ALLAH menunjukan kekuasaanya atau kekuatanya melalui/Lantaran BATUNYA PONARI itu wajar azakan karna BAgi ALLAH tak ada yg tak mungkin (INNAMA AMRUHU IDZA ARODA SYAIAN AN YAKULA LAHU KUN FAYAKUN )

  33. zaenal mutakin Senin, 9 Februari 2009 - 20:45:32

    Menempuh jalan menuju kesehatan harus salah satu dari dua jalan. Pertama dengan melalui pengobatan yang ilmiah (baca:medis), Kedua dengan pengobatan syar’i.
    yang dimaksud syar’i adalah pengobatan yang dicontohkan oleh Rasululloh.

  34. BAPU DEPOK Selasa, 10 Februari 2009 - 08:01:34

    hei……keluarga ponari, anda mempolitisir seorang anak kecil yg tidak mempunyai kekuatan apapun termasuk batu tersebut, kalaupun betul itu adalah kebetulan belaka…
    kebaikan dan keburukan bedanyaa tipis, seperti rambut dibelah tujuh….saru…..Iblis dan pasukannya sangat pintar untuk menyesatkan manusia…membuat org sirik tidak percaya tuhan, tetapi percaya kepada batu….DAN SIRIK ADALAH DOSA YG TIDAK DIAMPUNKAN ALLOH, iblis laknatullah mencari teman dan kawan sebanyak-banyaknya untuk temannya di neraka jahanan nanti.

  35. sahara Selasa, 10 Februari 2009 - 08:14:25

    dapat menyembuhkan orang sakit itu karena Allah SWT perantara Ponari cilik, yang patut kita syukuri. Buat keluarga Ponari untuk kebaikan umat manusia jangan slalu diukur dengan nilai uang .

  36. david Selasa, 10 Februari 2009 - 16:25:44

    wow hebat tenant

  37. Dukun Cilik Jombang - Ponari « Mbah Jogo Selasa, 10 Februari 2009 - 17:52:42

    [...] saya berselancar sebentar ke situs Surya online, dan menemukan berita unik “Dukun Cilik Jombang, Mengaku Punya Tugas Menutup Semburan Lumpur Lapindo“, dan pada berita tersebut telah timbul perdebatan apakah kekuatan supranatural Muhammad Ponari [...]

  38. iyech shakti Rabu, 11 Februari 2009 - 01:09:18

    untuk mas said yang di cerahkan akal dan hatinya oleh allah,,,apkah kehadiran ponari yang fenomenal merupakan ujian dari gusti allah ,ataukah barokah bagi bangsa kita lni,,mas sahid..?kehadiran ponari itu banyak mudlorotnya atau manfaatnya ,.mas jangan menuduh orang tua ponari mengekploitasi ponari ,taukah ,kalau selam ini keluarga ponari telah di marginalkan oleh kita ,karna kemiskinanya ,menurit sumber yang saya terima ,sampai saat ini ,kalau malam hari bapak ponari tetap mencari nafkah ,dangan mengumpulkan bekicot ,untuk di jual kepada tengkulak,kalo pagi ibunda ponari tetp kesawah ,menjadi buruh tani ,,sesungguhnya yang mengeksploitasi ponari ltu adalah media massa,,mohon maaf bila saya keliru ,

  39. budi santoso Rabu, 11 Februari 2009 - 01:57:41

    kabupaten jombang memang aneh…/ banyak orang aneh, kejadian aneh, bahkan saya sendiri dikatakan orang aneh.

  40. happy arsyad Rabu, 11 Februari 2009 - 08:56:10

    sy berpesan kepada orang tua ponari ,,,,, agar ponari tetap melanjutkan sekolahya…….. karna ilmu itu penting

  41. Roni Paslah Rabu, 11 Februari 2009 - 11:25:56

    Assalamualaikum wr.wb…
    Pesan saya kepada orang2 yang berobat disana jangan sampai kita percaya kepada batunya jika memang sembuh, batu itu hanyalah Syariat atau pelantara/jalan tetapi Hakikatnya dari kesembuhan itu semuanya hanyalah dariNYA dialah Allah SWT. Jangan Sampai kita jadinya Musrik..Dan jika memang Ponari mempunyai tugas Utama menghentikan Lumpur Lapindo segeralah lakukan.. Dan ingat jangan percaya kepada batunya.. tapi KepadaNYA lah kita percaya.
    Wassalam,

  42. ikbal aviansyah Rabu, 11 Februari 2009 - 18:09:04

    jangan karena batu tersebut orang menjadi syirik…….

  43. Ponari Pecas Ndahe « Ndoro Kakung Kamis, 12 Februari 2009 - 00:10:35

    [...] membanjir dari delapan penjuru angin. Surya Online melaporkan, “Jika sebelumnya rata-rata pengunjung 5.000-9.000, kemarin diperkirakan mencapai [...]

  44. Agus Setyoko Kamis, 12 Februari 2009 - 11:29:32

    Memang betul sekali kita ga boleh percaya kepada benda yang bertuah dan lain sebagainya yang akan merusak akidah kita yang akhirnya terjerumus kekemusriykan, semua itu hanya Allah SWT yang maha tau, kesaktian M. Ponari adalah ujian bagi kita orang yang beriman agar sadar akan kekuasan Allah SWT Yang Maha Segala-galanya tiada satu makhlukpun didunia ini yang menandingi, kelebihan M. Ponari adalah pemberian dari Allah Swt, dengan lantaran M.Ponari segala penyakit bisa disembuhkan, bukan M. Ponari yang menyembuhkan, ingat sekali lagi bukan M.Ponari yang menyembuhkan, tapi Allah SWT yang menyembuhkan dengan lantaran M. Ponari, sangat mudah bagi Allah SWT merubah hal yang ga mukin menjadi mungkin, ingat bagaimana sejarah Nabi Musa AS dengan tongkatnya bisa membelah laut menjadi jalan saat dikejar Firaun, bagaimana sejarah Nabi Ayub AS, Nabi Isa AS dan juga Nabi Muhammad SAW, (termasuk lumpur lapindopun bisa berhenti semburannya klu memang Allah SWT menghendaki dengan lantaran M. ponari dan batu yang dimilikinya tapi sekali lagi bukan karena M.Ponari/batunya tapi Allah SWT, yang maha segala-galanya). Terima kasih.

  45. R FAUZI MAULANA Kamis, 12 Februari 2009 - 17:37:26

    Yah, mungkin saja itu rahmat yang diberikan oleh Allah kepada Ponari yang konon kabarnya setelah mempunyai batu “ajaib” kehidupan keluarga Ponari sedikit demi sedikit lebih baik dibandingkan sebelumnya.
    Saya jadi ingat, kalau nggak salah dan mudah-mudahan benar Allah SWT pernah berfirman:
    “Maa yaftahillaahu linnaasi mir rohmatin, falaa mumsika lahaa; Jika Allah sudah berkenan memberikan rahmat kepada seseorang, berkenan memberi perubahan nasib, berkenan memberi keberuntungan, berkenan memberi jalan-jalan untuk seseorang menjadi kaya dan bahagia, maka tidak ada seorangpun yang mampu menahannya.
    Wa maa yumsik, falaa mursila lahuu mim ba’dih; Tapi bila Allah sudah berkenan juga untuk menahan rahmat buat seseorang dan berbuat sebaliknya, maka tidak ada satupun yang sanggup menghalangi-Nya. Dan Dialah Yang Maha Perkasa Lagi Maha Bijaksana”.
    (Qs. Faathir: 2).
    Bukan begitu Bu Sari ?
    Tapi jangan salah tafsir terlebih dahulu, apa iya itu rahmat ?!? Silahkan nilai sendiri-sendiri…
    Buat para pasien Ponari yang tidak sembuh ataupun belum sembuh: “Nggak usah putus asa Bu, Pak, Mas, Dik…”
    “Wa laa taiasu min rouhillah, innahu laa yaiasu min rouhillah illal qoumil kafirin”, Janganlah kamu cepat berputus asa, jangan berkecil hati, karena tidaklah orang yang cepat putus asa itu kecuali orang yang kufur.
    Mintalah kesembuhan kepada Allah dengan Asma-Nya, insya Allah doa kita dikabulkan, kepada Allah Al Mujib - Allah yang Maha Mengabulkan doa. Amiin
    Ya… kita jangan sampai percaya sama batunya yang akhirnya membuat kita secara tak sadar sudah musrik, karena percaya selain kepada Allah SWT..
    Dan pesenkoe…. jika memang sembuh..jgn percaya kepada batunya batunya itu hanyalah syariat, Pelantara/Jalan dari KekuasaanNYA tetapi percayalah kesembuhan itu Hakikatnya datang dariNYA dialah Allah SWT.

  46. Ponari « roedjakpetis Kamis, 12 Februari 2009 - 20:26:35

    [...] membanjir dari delapan penjuru angin. Surya Online melaporkan, “Jika sebelumnya rata-rata pengunjung 5.000-9.000, kemarin diperkirakan mencapai [...]

  47. yusrianshoh Jumat, 13 Februari 2009 - 06:43:42

    Kesyirian pasti imbalannya adalah neraka jahannam. ingat, target iblis dan bala tentaranya adalah membuat manusia ateis, kalau tidak bisa dibuat musyrik, kalau tidak bisa dibuat bermaksiat, kalau tidak bisa dibuat bertengkar dengan sesama hamba beriman. Ingat disana, di alam yang tidak kita lihat sana, tetapi alam itu bisa melihat kita, yakni Kerajaan Iblis, tengah terjadi usaha-usaha keras untuk menyesatkan manusia, telah terjadi program-program program serius dibawah komando pemimpin mereka, untuk memperbanyak pengikut yang akan diseret ke jahannam. “Tsumma la aatiyannahum min baini aidiihim wamin kholfihim wa ‘an aimaanihim wa ‘an syamaa ilihim..walaa tajidu aktsarohum syaakiriin…”

  48. Mohammad senopati panotogomo Jumat, 13 Februari 2009 - 10:10:41

    Maasyaalloh…. lagi-lagi ribut masalah syirik,,syirik itu sudah jelas,kalo ada yang lain selain Alloh di dada kita ya syirik, walaupun yang kita kerjakan kelihatannya ibadah, tapi ada yang lain didalam dada kita selain Alloh Ya syirik juga.Bagaimana supaya tidak Syirik : 1. Pandang batu itu (Ponari) camkan didalam dada kita sebelum ada (batu/ponari) Alloh sudah ada.(maaro aitulloh wama roaitulloha qobla).2.Pandang batu itu(Ponari) sesudah ada batu/ponari Alloh lebih dulu ada (maaro aitulloh wamaroaitulloha ba dahu) …3.Pandang didalam batu itu Alloh pun ada ( maaro aitulloh wama roaitullha fiihi ) …4.Pandang batu itu (ponari) diluar batu itu pun Alloh ada (maaro aitulloh wamaaro aitulloha maa ah)..Mohon kepada ulama zdohir untuk tidak berkomentar syirik.. sebelum kesyirikan itu hilang didalam dada kita….carilah hikmanya,….salam (senopati)

  49. Yayan Zuhro Jumat, 13 Februari 2009 - 16:02:50

    Terlepas dari percaya atau tidak dengan kemujaraban penyembuhan ala Ponari, sebaiknya umat Islam harus berhati-hati agar jangan sampai terjerembab pada lembah syirik, yang percaya 100% bahwa batu itulah yang menyembuhkan, apalagi harus dikait-kaitkan dengan ular lapindo segala. Siapa sebenarnya Ponari?

  50. Jono Jumat, 13 Februari 2009 - 17:45:39

    siapapun boleh lah tutup lumpur itu asal gratissss maka bisa jadi pahlawan, kalo bayar coba minta sama oom bakrie hehe..

  51. edi sutanto Jumat, 13 Februari 2009 - 21:56:22

    masyarakat kita masih di balut mimpi.Semoga Alloh memberi petunjuk atas orang2yang beriman

  52. No.1 Sabtu, 14 Februari 2009 - 12:59:58

    nggg numpang nanya toilet cowok dimana ya…???”"”

  53. No.1 Sabtu, 14 Februari 2009 - 13:01:28

    buat dek Ponari met Valentine ya..”"”"”

  54. Alvin Sabtu, 14 Februari 2009 - 17:17:16

    Batu ajaib ponari vs. Kantong ajaib doraemon

    menurut kalian hebat mana?

  55. ALGI MAULANA Sabtu, 14 Februari 2009 - 20:43:24

    SEMUA BISA TERJADI DAN TIDAK ADA KEMUSTAHILAN DIDUNIA INI. TOLONG JAGA AMANAH ITU…….HATI-HATI BANYAK PEJABAT YANG MAU MEMPERDAYAAI PONARI. SEBAB SAMPAI SAAT INI HANYA SEDIKIT PEJABAT YANG BERSIHHHHH…. HAMPIR SEMUA PEJABAT MEMAKAI JASA PARANORMAL/ KYAI / AJENGAN DLL. BOHOOONG KALAU MEREKA MENGATAKAN TIDAKkkkk!!!!.

  56. Jay@buathia Sabtu, 14 Februari 2009 - 23:44:25

    Fenomena Ponari Sang “Dukun” Cilik sebenarnya sudah banyak terjadi di daerah-daerah lain termasuk di daerah saya sekitar tahun 90-an cuma tidak terekspose di media masa. Ini memang menjadi ujian bagi kita semua dengan kondisi dunia yang semakin amuradul ini. Kadang kita suka terkecoh dengan hal-hal yang bersifat instan. Waspadalah dengan tipu daya iblis..!! Iblis telah berjanji kepada Allah bahwa dia akan mencari pengikutnya seeebaanyaak-banyaknya dengan “CARA” apapun. Saya punya keyakinan bahwa kesaktian ponari ini tidak akan bertahan lama karena yang bersemayam di dalam batu itu akan pergi ke daerah lain dengan melakukan MODUS OPERANDI yang sama. Kita tunggu saja…..!

  57. andy Minggu, 15 Februari 2009 - 02:58:01

    hari gini masih berpikir irasional?
    mana ada batu ajaib?
    mana pasien yang sudah disembuhin?
    mending belajar biar pintar tidak gampang ketipu.
    ooh nasib indonesiaku…

  58. GoBlog Minggu, 15 Februari 2009 - 06:10:52

    Hueebatt-huebatt tenan. kabeh huebat. Ponari Huebat, surya huebat yang kasih komentar semuanya puinter-puinter. saya kagum dengan komentarnya. hanya ini yang bisa dikatakan si GoBlog yang awam ini.

  59. Rudy Desda Bangun Minggu, 15 Februari 2009 - 15:43:10

    Salamulaikum Wr. Wb.
    Beberapa hari ini kita diusik dengan keganjilan yang masih diluar jangkauan akal kita. Namun kita sadar bahwa Allah betul2 berperan didalam hal ini. Ini kata yang pasti dan tidak bisa dirubah lagi.
    Sekarang kita manusia… harus menyikapinya dengan bijak… ambil hikmahnya…
    Kekuasaan… kekuatan… segala rizki bahkan segala kebalikan dari semua itu hanyalah COBAAN dari Allah semata. Itu yang harus kita sikapi.
    Jangan menunggu alim ulama, pemimpin2, pemerintah untuk bertindak… (harus nunggu RUU nya dulu trus dijadikan Undang-undang… Kelamaan ntar). Mari kita bangun benteng bagi diri kita sendiri dari segala godaan dunia.
    Sungguh saya sesungguhnya miris melihat fenomena ini. Masih begitu rendahnya daya nalar kita terhadap sesuatu yang unik dan kita merasa itu ajaib… hebat…. namun sesungguhnya semua masih didasari oleh kebutuhan akan rupiah. Kasihan kita.
    maaf kalau kata saya salah. saya hanya tidak mau mengajak kita kearah yang musyrik.

  60. Ponari Pecas Ndahe | Samsung Hope Indonesia Jumat, 20 Februari 2009 - 00:25:15

    [...] membanjir dari delapan penjuru angin. Surya Online melaporkan, “Jika sebelumnya rata-rata pengunjung 5.000-9.000, kemarin diperkirakan mencapai [...]

  61. Zarip Jumat, 20 Februari 2009 - 10:45:55

    andy said on Minggu, Februari 15, 2009, 2:58

    ” hari gini masih berpikir irasional?
    mana ada batu ajaib?
    mana pasien yang sudah disembuhin?
    mending belajar biar pintar tidak gampang ketipu.
    ooh nasib indonesiaku…”

    BETUUULLLLLL……

    betul,,, pernah ada reporter TV swasta mewawancari berapa orang pasien, mereka di tanya sdah berapa kali datang jawaban mereka sudah yang ke 3 ada yang ke 4 dll.. selanjutnya ditanya juga apa sudah ada perubahan mereka semua menjawab ” BELUM….”

  62. Peristiwa Penting Februari 2009 « Nusantaraku Minggu, 8 Maret 2009 - 20:40:17

    [...] [...]

  63. Demak Rabu, 25 Maret 2009 - 16:00:43

    Kalo sehari 15.000 orang tiap orang Rp 10.000,- berarti sehari uang beredar disekitar ponari sebesar Rp 150.000.000,-. Sebulan Rp 4.500.000.000,- jumlah yang sangat fantastis. Sanggupkah pihak berwenang menyediakan dana sebesar itu per bulan sebagai kompensasi bisnisnya Ponari cs. Butuh kebesaran hati dari pihak keluarga Ponari untuk merelakannya, karena nilai keimanan dan keikhlasan lebih besar dari Rp 4.500.000.000,-. Berat ya…..? Mudah-mudahan diberi kekuatan !

  64. joy artdian Minggu, 29 Maret 2009 - 11:06:04

    bersyukurlah kamu ponary telah di beri anugerah seperti itu,tapi kamu jangan menganggap semua itu karena batu yang kamu miliki,kamu hanya perantara dan ALLAH yang bisa menyembuhkan………………….

Kirim Komentar