Home » Berita Terkini

Gugun dan Laskar Pelangi Mengejar Harapan di London

LONDON | SURYA Online - Mengejar Harapan yang menjadi salah satu lagu dalam film Laskar Pelangi yang diangkat dari imajinasi Andre Hirata bergema di Inggris saat Gugun and Blues Shelter manggung di ruang serba guna KBRI London, Jumat (30/1/2009) malam.

Gugun and the Blues Shelter dengan personil Muhammad Gunawan alias Gugun (33), John Armstrong alias Jono (28) dan Adityo Wibowo, alias Bowie (24) selain tampil di Festival Skegness Rock & Blues Festival, juga menggelar tur selama dua bulan di Kerajaan Ratu Elizabeth.

Gugun yang sering disebut Jimmy Hendrik Indonesia pun melantunkan, “jejak kecil, lari mengejar matahari, keringatnya membasuh pedih, raut wajah, beri kisah, derai tawa, saat itu tak kan terlupa. hingga kini tetap bakar jiwaku.”

Gugun dan kawan-kawannya mengejar harapan mereka membawa nama Indonesia di blantika musik blues dunia, khususnya di Inggeris. “Kami satu-satunya grup musik dari Asia yang manggung di festival East Midlands, kawasan Lincolnshire, pinggiran pantai North Sea Inggris itu,” ujar Gugun mengenai kesannya saat tampil di Skegness Rock & Blues Festival.

Bowie mengakui bahwa ia merasa bangga bisa tampil bersama Gugun dan John dalam festival  Skegness Rock & Blues Festival itu. Apalagi, mereka tampil di panggung utama dan sebagai band yang manggung di puncak acara.

Menurut Bowie, festival yang diikutinya sangat besar, meskipun panitia menulis nama Indonesia salah, namun banyak promotor yang menyaksikan dan menawarkan untuk ikut kembali dalam tour yang akan mereka selenggarakan di musim panas.

Bahkan ada yang minta mereka untuk pindah ke Inggris, apalagi John Amstrong, salah satu personil Gugun and Blues Shalter dari Inggeris. Bowie bermain drum sejak usia 10 tahun dan pernah meraih juara pertama kompetisi Sonar Drum Competition tahun 2002.

Bowie yang pernah berkolaborasi dengan musisi jazz antara lain Syaharani, menyesalkan kurangnya penonton asal Indonesia yang menyaksikan tur mereka selama di Inggris, justru yang nonton lebih banyak orang Inggris.

“Saya juga ingin menunjukkan pada teman teman sebangsa kalau Indonesia juga punya kelompok musik yang tidak kalah dengan pemain musik Inggeris,” ujar Bowie pernah tour bareng dengan Toninho Horta, musisi jazz asal Brazil.

Menurut Bowie, tur mereka di Inggeris secara keseluruhan sangat memuaskan dan memenuhi harapan mereka seperti judul lagu dalam Laskar Pelangi Mengejar Harapan. Sementara itu, Gugun pria kelahiran Sumatera, yang belajar gitar sejak usia lima tahun dan gitaris blues nomor satu di Asia Tenggara, mengakui ia membentuk Gugun and Blues Shalter bersama John dan Iskandar tahun 2004. Mereka sempat main di beberapa klub di Jakarta dan tur dan Bali.

“Dulu kami bolak-balik Jakarta-Bali,” ujar Gugun. Menurut pengemar James Brown, Ray Charles, Jimi Hendrik, Rabben Ford, kelompok mereka dulu bernama Gugun and Blues Bug dan pernah mengeluarkan satu album pertama yang berjudul Get the Bug.

Nama Blues Bug digunakan sejak 10 tahun oleh grup musik asal Yunani. Agar tidak terjadi masalah Gugun pun menganti nama menjadi Gugun and Blues Shelter. Gugun mengakui bahwa nama Blue Bug diambil dari nama mobil VW yang dimilikinya. Pada 2006, ia juga buat album berjudul Turn it on, dan main di Inggris.

Diakuinya, pertama kali mereka tampil di klub kecil di Inggris dan mendapat respon cukup bagus. Saat datang untuk kedua kali, mereka main di Belfast dan serta di Festival Blues di Inggris. Kehadiran Blues Shalter di Skegnes yang menjadi satu-satunya band dari Asia, tentunya membuat penonton penasaran dan mungkin aneh karena ada band asal Indonesia.

“Sambutannya cukup bagus dan bahkan CD mereka terjual habis dan banyak promotor yang mengajak main,” ujarnya. Gugun menyebutkan, hampir seluruh lagu yang mereka tampilkan adalah lagu ciptaan mereka sendiri. ant

Editor : yul

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "