BANGKALAN | SURYA Online - Bayi yang lahir dengan usus terburai anak pasangan keluarga miskin asal Dusun Kampek, Desa Alas Kembang, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura, akhirnya meninggal dunia.
Bayi malang yang diberi nama Muhamad itu merupakan anak dari pasangan suami istri Eka Kurniawan (24) dan Siti Romlah (20). Ia meninggal dunia setelah perutnya mengalami pembengkakan.
“Tadi malam ia meninggal setelah perutnya membesar,” kata Eka Kurniawan, di Bangkalan, Sabtu (31/1/2009). Proses kelahiran Muhamad pada Rabu (28/1) dilakukan dengan bantuan bidan desa. Ia lalu dirujuk ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya setelah diketahui kondisi tubuhnya tidak wajar.
Tapi karena keluarga Eka tidak memiliki biaya akhirnya bayi malang itu kembali dipulangkan ke rumahnya di Dusun Kampek, Burneh, Bangkalan. Saat lahir berat badannya hanya dua koma delapan kilogram. Menurut Kurniawan, anaknya terpaksa dibawa pulang karena tidak mampu membayar biaya operasi seperti ditentukan pihak rumah sakit, Rp 10 juta. Menurut dia, saat istrinya hamil tidak ada tanda-tanda bahwa bayinya akan cacat. ant
Editor : yul