MAKASSAR | SURYA- Kopral Dua Mulyono, 30, anggota Yon Zipur Kodam VII Wirabuana tewas ditikam istrinya, Ristiani, 29, menggunakan pisau dapur, Kamis (29/1) subuh. Mulyono ditikam justru saat menangkap basah istrinya bersama laki-laki di dalam kamar.
Hingga saat ini Ristiani, asal Kota Sengkang, Wajo, didampingi oleh psikiater dari RS Plamonia karena mengalami stres setelah menikam suaminya. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam), Mayor inf Rustam Effendi, mengatakan, tersangka belum bisa diperiksa karena kondisi jiwanya masih terguncang.
Saat diamankan di RS Pelamonia, setelah korban dipindahkan dari RS Stella Maris menuju Pelamonia, Ristiani berteriak-teriak memanggil nama selingkuhannya. “Dia berteriak-teriak memanggil nama laki-laki yang menjadi selingkuhannya. Dia berteriak agar ditolong dan dibawa pergi,” kata salah seorang ibu yang menjadi tetangga korban di Jl Rajawali I Makassar, beberapa saat lalu.
Setelah dilepas dalam upacara pelepasan jenazah, korban langsung dibawa ke Bandara Sultan Hasanuddin kemudian diantarkan ke rumah keluarganya di Jawa Timur. tt
Editor : jps