KEPANJEN | SURYA-Kebiasaan Hariono, sopir mikrolet yang sok ugal-ugalan di jalan raya, kemarin kena batunya. Pemuda 31 tahun yang biasa jadi sopir Bison jurusan Malang-Blitar itu dihajar warga karena menganiaya pengendara motor, Husni, 37, di Jl Lawu, Kelurahan/Kecamatan Kepanjen, Kamis (29/1) siang.
Kejadiaan ini berlangsung sesaat setelah mobil Bison yang dikemudikan Hariono menyerempet motor Husni, 37. Lantaran tak terima atas kejadian itu, Hariono justru marah-marah dan langsung menghajar Husni.
Tahu Husni tak bersalah, warga yang ada di sekitar TKP membelanya dengan menghajar Hariono. Beruntung, Hariono diselamatkan dua petugas lalu lintas Polres Malang yang sedang melintas di TKP tersebut. Namun karena Hariono dianggap sebagai pemicunya dengan terlebih dulu menghajar Husni sehingga dijebloskan ke sel Polsek Kepanjen.
“Luka memar di dagu Husni itu akibat dihajar Hariono. Sedang luka memar Hariono akibat dihajar massa,” kata AKP Prayit, Kapolsek Kepanjen.
Informasinya, kejadian yang menggegerkan warga sekitar TKP itu bermula dari korban yang mengendarai motornya keluar dari gang rumahnya, di Jl Lawu. Saat motor korban akan membelok ke kiri, dari arah utara (Malang) ada mobil Bison melintas.
Mobil Hariono pun menyerempet sepeda motor Husni hingga hampir terjatuh. Tak cukup sampai di situ. Tatkala motor korban melaju sempoyongan, justru kembali diserempet mobil Bison. Karuan saja, Husni melabrak Hariono yang dianggap tak hati-hati mengemudikan mobilnya.
Akhirnya, mereka terlibat cekcok mulut. Tak terima dipersalahkan dalam perkara ini, Hariono emosi. Kepalanya diserudukkan dan mengenai dagu Husni hingga terluka memar. Ketika Husni akan membalas Hariono, warga berdatangan dan membelanya. Buntutnya, Hariono yang mentang-mentang itu langsung dihajar. st12
Editor : jps