Home » Bisnis

RSh Mendominasi, Bidik PNS dan Swasta

Konsumen perumahan menengah ke bawah masih mendominasi pasar. Dari hampir satu juta warga Kota dan Kabupaten Kediri, sebagian besar tinggal di perumahan menengah ke bawah.
Mantan Ketua Korwil Apersi Kediri Mas Guruh Sapto Widodo menyatakan, pasar perumahan di Kediri masih didominasi rumah sederhana. “Perkiraannya, sebagian besar dari mereka atau hingga 70 persen menempati rumah menengah ke bawah,” jelas Mas Guruh.
Faktor utama karena pendapatan warga Kediri yang relatif belum tinggi. Rata-rata adalah karyawan atau pegawai golongan I-III. KPR di bank rata-rata 14 sampai 16 persen, dengan suku bunga bersubsidi hingga 7 persen.

Guruh, yang juga Manajer PT Dian Adytamasentosa menjelaskan, dari kira-kira 500 unit rumah menengah ke bawah sekitar 50 persennya sudah laku. “Namun karena daya beli masyarakat sekarang melemah, investasi rumah juga ikut lemah,” tandas bos pengembang RSh di Kediri ini.

Hasil penelusuran Surya menyebutkan, awalnya rumah sedehana tidak bisa dilepaskan dari keberadaan pabrik rokok PT Gudang Garam (GG) yang memiliki 40.000 karyawan. Mereka ini yang selalu menjadi bidikan pengembang. Namun ternyata, hal ini tidak sepenuhnya bisa diharapkan mengingat PT GG juga membuat perumahan sendiri.

“Karenanya pengembang kemudian membidik masyarakat umum, mulai dari karyawan swasta dan pegawai negeri (PNS), hingga anggota TNI dan Polri. Kebanyakan mereka dari golongan III,” katanya.
Guruh menjelaskan, warga di Kediri bisa menikmati RSh dengan harga tidak lebih dari Rp 55 juta. Jika ingin menikmati fasilitas kredit, warga cukup menyiapkan uang muka 5 juta, sudah bisa menempati rumah tipe menengah ke bawah. Angsurannya berkisar Rp 500.000 per bulan selama 10 tahun.

“Dengan harga patokan dari pemerintah tidak lebih dari Rp 55 juta, tentu sulit bagi kami untuk berkembang. Karena itu, jalan satu-satunya kami membuka perumahan di pinggiran kota,” jelas Guruh. k2

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "