Home » Bisnis

Pekan Ini, Lima Calon Dirut Pertamina Diuji

JAKARTA | SURYA- Rencana pergantian Direktur Utama PT Pertamina Persero semakin gamblang. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil sudah mengakui, telah menerima nama-nama calon pengganti Dirut Pertamina Ari Soemarno dari Komisaris Utama Pertamina Sutanto.

Selain mencari calon direktur utama yang baru, Sofyan membeberkan, pemerintah juga berencana mencari pengganti wakil direktur utama. Kini, pemangku jabatan itu adalah Iin Arifin Takhyan. Namun, Sofyan menegaskan tidak akan ada pergantian direksi Pertamina yang lain. Alasannya, pemerintah masih membutuhkan mereka untuk mengamankan distribusi BBM.

Soal identitas orang nomor satu di Pertamina, Sofyan masih bungkam. “Nama-nama sudah ada di sana. Antara tiga sampai lima nama,” ujar Sofyan, usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/1).

Dalam pekan ini, kelima nama itu akan diuji dan diteliti sebelum ditetapkan sebagai Dirut Pertamina baru. Menurut Sofyan, lima nama itu kebanyakan dari luar PT Pertamina, meski tetap ada juga nama calon dari dalam PT Pertamina. “Ada dari dalam, ada juga dari luar Pertamina,” ujarnya.

Karena nama-nama calon sudah masuk, pemerintah akan segera melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Menurut Sofyan, proses ini membutuhkan waktu sehari. Pejabat negara yang masuk tim penilai adalah Menteri Negara BUMN, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Menteri Keuangan, Komisaris Utama Pertamina, dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sumber Kontan yang mengetahui proses ini membisikkan, hingga kini ada lima kandidat kuat. Pengusul kelima calon itu adalah pejabat yang berbeda. Mereka adalah Erry Riyana Hardjapamekas (Komisaris Utama PT Bank BNI Tbk) dan Kuntoro Mangkusubroto (mantan Menteri Pertambangan dan Energi) yang diusulkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Lalu, Komisaris Utama Pertamina Sutanto mengusulkan Achmad Faisal (Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina), serta Sony Sumarsono (mantan Direktur Umum dan SDM Pertamina). Terakhir, Gita Irawan Wirjawan (pemilik Ancora Capital). Tak tanggung-tanggung, pengusul mantan Direktur Utama JP Morgan Indonesia ini adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Tak cuma pemerintah yang enggan berkomentar. Sejumlah calon juga lebih memilih diam. Begitu pula dengan Erry Riana Hardjapamekas. Bantahan sama juga meluncur dari Gita Wirjawan. kcm

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "