Home » Surabaya Metro

Muncul Spanduk Gembosi Muhaimin dan Nahrawi

SURABAYA |SURYA-Penggembosan terhadap Muhaimin Iskandar dan Imam Nahrawi, caleg PKB terus bermunculan. Beberapa waktu lalu penggembosan terhadap Ketua DPP PKB dan Ketua PKB Jatim itu dilakukan Garda Bangsa, sayap pemuda PKB pro-Gus Dur.

Kini gerakan anti Muhaimin dan Nahrawi muncul lewat aksi spanduk. Sebuah spanduk dengan ukuran mencolok terpasang di perempatan Rungkut Asri, depan pertokoan Yakaya. “Muhaimin dan Nahrowi Merampok Hak Nahdliyyin,” begitu kalimat yang tertulis di spanduk.

Di sisi kanan tulisan terdapat logo PKB yang diberi tanda silang pakai cat warana merah. Lalu di pojok kanan bawah spanduk tertulis identitas pemasang yang menamakan dirinya, Gerakan Masyarakat Anti Politisi Busuk.

Tidak jelas kelompok siapa itu. Warga sekitar juga tidak ada yang tahu kapan spanduk itu dipasang. Yang pasti spanduk warna dasar hijau itu diketahui sudah nampang sejak Rabu (28/1).

Imam Nahrawi ketika dihubungi menyatakan belum mendapat laporan adanya spanduk yang mendiskreditkan dirinya dan Muhaimin. Namun demikian, politisi kelahiran Madura ini mengaku tidak kaget dengan munculnya spanduk yang memberikan citra buruk tersebut.

“Kampanye hitam seperti ini sudah biasa muncul setiap menjelang even besar politik. Tapi saya yakin masyarakat sudah bisa menilai, sesungguhnya justru pemasang spanduk itulah perlu disebut gerakan politik busuk,” komentarnya kalem.

Nahrawi tidak yakin pemasangan spanduk tersebut dilakukan para pendukung Gus Dur. Namun siapa pun pemasangnya, menurut Nahrawi, seharusnya Panwaslu dan Polisi segera menurunkan spanduk itu karena jelas-jelas merusak martabat seseorang. ian

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "