Home » Nasional & Politik

Sosok Pemimpin Sekte

Nama Lainnya Agus Noto Soekarnoputra.
Kemunculan pemimpin sekte atau aliran nyeleneh Satria Piningit Weteng Buwono atau Cucak Rowo Agus Imam Solichin cukup mengagetkan.

Siapa sebenarnya Agus Imam Solichin ini?
Menurut pengakuan A Kusmana, mantan pengikut sekte yang rumahnya dijadikan tempat ritual di kawasan Kebagusan, Pasar Minggu, Jaksel, Agus adalah warga Bekasi Timur. Kusmana, 58, bertemu dengan Agus sekitar Oktober 2002 silam.

Ketika pertama kali bertemu, Kusmana mengaku tak melihat ada tanda-tanda atau perilaku yang aneh pada diri Agus.
Lama kelamaan setelah bergaul dengan Agus, Kusmana sangat percaya dengannya. Bahkan Kusmana merelakan saja ketika Agus menjadikan rumah dua lantainya di kawasan Kebagusan II Nomor 37, Pasar Minggu, sebagai tempat pondokan dan ritual

Namun lama kelamaan, Kusmana merasakan kejanggalan. Terlebih setelah anaknya Ratna Ayu Kusumaningrum yang menderita sakit, dilarang berobat oleh Agus.

Alasan Agus, karena manusia memiliki sifat batil, maka penyembuhan penyakit seharusnya diserahkan pada kepada tuhan. Dalam hal ini, Agus mengaku telah manunggal dengan tuhan.
Kusmana mulai sadar tentang ketidakberesan ajaran Agus setelah anaknya meninggal pada Desember 2008 lalu, dan Agus tak lagi kelihatan batang hidungnya. Namun barang-barang milik Agus dan pengikutnya masih ada di rumah itu.
Seperti dikutip vivanews.com, rabu (28/1), Kusmana mengatakan bahwa Agus memiliki nama lain yakni Agus Noto Soekarnoputra. Nama itu didapatkannya dari wangsit.

Menurut Eko (keponakan Kusmana) yang juga eks pengikut sekte, Agus pernah mengaku sebagai titisan Soekarno pada 6/6/1999. Kemudian tahun 2003-2004 sebagai Imam Mahdi, dan sebagai tuhan pada tahun 2005-2006. Di markas sekte itu banyak ditemukan foto-foto Soekarno (presiden pertama RI) selain juga tokoh pewayangan seperti Semar, Wisnu dan bendera merah putih.

Menurut Eko, 33, Agus begitu kharismatik sehingga apa yang diucapkan dan diperintahkannya seperti menghipnotis para pengikutnya, yang kemudian menurutinya.

“Kalau diperintahkan melakukan sesuatu saat ritual, nggak tahu kita kok menuruti saja. Kami seperti orang yang terhipnotis,” ucap Eko.

Kini keberadaan Agus tak diketahui, dan polisi sedang mencarinya untuk menguak lebih jelas ajaran sekte Satria Piningit Weteng Buwono itu. Diperkirakan Agus masih di sekitar Jakarta atau Jawa Barat.warkot/vvn

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "