BATU | SURYA-Anda warga Kota Batu lebih berhati-hatilah. Di musim hujan seperti ini, para pencuri dapat menggunakan segala daya upaya untuk menguras harta Anda. Tak terkecuali dengan sirep agar korbannya tertidur pulas dan pencuri bisa bekerja dengan leluasa.
Seperti yang menimpa Jinurung, 58. Juragan apel dan sayur asal Dusun Junggo Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu ini harus kehilangan sejumlah harta berat dan berharga miliknya hanya dalam semalam saja. Yakni satu unit Mitsubishi L-300, Honda Vario, mesin cuci serta dua unit speaker active.
Anehnya, korban sama sekali tidak mengetahui kapan para maling menyatroni rumahnya. Dia baru sadar kalau barang berharga miliknya hilang ketika bangun tidur dan turun dari lantai dua rumahnya pukul 04.30 WIB.
Saat itu dia turun karena hendak memanaskan mesin mobil yang diparkir di teras luar untuk menjemput buruh tani yang bekerja di kebun apel miliknya. “Baru saja hendak menginjakkan kaki di lantai satu, mata saya langsung melihat kejanggalan. Sepeda Vario yang terparkir di depan tangga sudah tak ada lagi,” beber Jinurung, Rabu (28/1).
Kaget mendapati motor yang baru dibelinya beberapa bulan hilang, Jinurung langsung membangunkan istri dan anaknya yang masih berada di lantai dua. Saat dicek ke seluruh ruangan ternyata jendela samping kanan rumah yang dipasang teralis besi sudah bengkok dan seikat kunci yang biasanya diletakkan korban di sofa dekat jendela sudah raib. “Tampaknya mereka masuk lewat jendela itu,” ungkap Sukemi, 53, istri korban.
Tulang persendian korban pun mendadak lemas karena mobil yang telah menemaninya bekerja selama lima tahun pun ikut raib dibawa pencuri, bersama mesin cuci dan pengeras suara miliknya.
Jinurung menduga pencuri itu masuk melalui belakang rumahnya yang belum dipagari. Ia juga menduga pelakunya lebih dari empat orang, karena dibutuhkan tenaga besar untuk mengangkat mesin cuci miliknya.
“Saya benar-benar tak mendengar suara yang mencurigakan sama sekali tadi malam. Kami tidur seperti biasa, yakni jam 21.00 WIB,” sela Sukemi.
Ketika ditanya apakah pagar depan juga ikut dibobol maling untuk mengeluarkan mobil curiannya, Sukemi menyatakan pagar tak rusak sama sekali. Karena setiap hari pagar hanya dirapatkan dan tak digembok. “Di sini cukup aman, selama saya punya mobil pagar tak pernah kami gembok, karena semua warga adalah saudara kami semua. Tapi saya tak menyangka ini akan terjadi,” ungkapnya lesu. st11
HARTA KORBAN YANG RAIB
Mitsubishi L-300
Honda Vario
mesin cuci
dua speaker active.
Editor : jps