Sofaku Tempat Tidurku

SURABAYA | SURYA Online - Sofa atau kursi panjang dengan dua hingga tiga dudukan ini terasa pas untuk ditempatkan di ruang tamu. Bahkan sofa selalu berhasil menjadi ‘penyelamat’ ketika luasan ruang yang tersedia tidak seberapa.

Maka, sofa berwarna cerah dengan tiga dudukan tanpa bantalan untuk tangan dipilih Poppy mengisi ruang tamu untuk apartemen mungilnya yang ada di kawasan Surabaya Selatan. Dara asal Bandung yang juga mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya yang mengaku menyukai tatanan simple merasa pas dengan sofa pilihannya.

“Lihat saja, tidak ada ruang yang tersisa jika harus memasang satu set mebel lengkap dalam ruang tamu multifungsi ini. Pasti seluruh ruang yang akan akan tersita habis, hanya untuk meja dan kursi tamu saja,” Poppy merentangkan kedua tangannya mencoba memperlihatkan luasan apartemen yang dihuninya yang memang dikhususnya untuk mahasiswa itu.

Ruang berukuran dua meter lawan empat meter itu sengaja dibuat tanpa sekat sama sekali, agar mengesankan lapang. Ada kamar mandi dan dapur mungil sebagai fasilitas pelengkap. Di ruang seluas delapan meter persegi itulah menjadi pusat aktivitas Poppy sehari-hari ketika berada di apartemen.

Di ruangan itulah Poppy menerima teman-temannya, tidur, belajar, makan, hingga bersantai dan berolahraga ringan. Laundry dan kolam renang memang disediakan di lantai bawah apartemen. Namun Poppy mengaku jarang menggunakannya.

“Jadi tahu sendiri kan mengapa saya memilih sofa untuk mengisi ruangan ini. Bisa digunakan untuk menerima tamu sekaligus menjadi tempat istirahat saya di malam hari dengan melebarkannya sedikit agar mirip tempat tidur,” ujar penyuka warna-warna cerah ini.

Sebuah tatami gaya Jepang ditebarkan di lantai dengan imbuhan bantal mungil warna-warni sebagai aksennya. Bantal yang sama dimaksudkan sebagai pengganti kursi, istilah Poppy. Susunan tiga bangku mungil juga dalam warna cerah yang menempel di sebuah dinding, bisa dilepas untuk difungsikan sebagai meja sekaligus kursi. “Ini solusi untuk mengatasi keterbatasan luasan ruang,” ujar mahasiswi jurusan akuntansi ini, santai.

Menyatu dengan Tema
Sofa berdesain simpel memang menjadi solusi pas untuk mengisi ruang dengan luasan tidak seberapa, ujar arsitek Naning Gusti, mengomentari pilihan furnitur di apartemen Poppy. Sofa dengan dua atau tiga dudukan ini masih bisa diimbuhkan dengan kursi tanpa bantalan tangan dan sandaran punggung juga bisa dipilih sebagai alternatif.

Soal warna dan motif, sebaiknya disesuaikan dengan keseluruhan tema di dalam ruangan, ujarnya. Untuk menonjolkan fungsi sekaligus sofa sebagai focal point dalam ruangan pilihan Poppy juga diperkuat dengan pilihan cermat aksesori yang dimasukkan ke dalamnya.

Lemari dinding tanpa pintu yang menjadi wadah buku-buku kuliahnya selain televisi 29 inci layar datar menjadi penghias utama di ruangan ini. “Karena saya kurang suka bunga, baik segar ataupun kering sebagai hiasan ruangan,” dagu Poppy bergerak mengarah ke patung-patung mungil yang berjajar rapi di list jendela. Sederhana dan bersih, kesan yang mencuat kuat dari gaya penataan apartemen berfurnitur sofa ini. tri

Dibaca: 792 kali

  • Editor : hiburan

Kirim Komentar